Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Di Luar Ekspektasi Dispertan, Pendaftar Jagoan Tani Membeludak

Ayu Lestari • Rabu, 13 September 2023 | 12:09 WIB
Photo
Photo

RADAR BANYUWANGI - Pendaftaran program Jagoan Tani yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan pangan (Dispertan) telah resmi ditutup, Selasa (20/6). Kabar baiknya, tahun ini  pendaftar Jagoan Tani naik drastis dari tahun sebelumnya.

Peserta yang telah mendaftar selanjutnya akan mengikuti tahap seleksi lanjutan hingga mengerucut menjadi 100 peserta untuk interview. Jagoan Tani merupakan new branding dari Agribusiness Start-Up Competiton (ASC) yang dilaksanakan sejak tahun 2018, 2019, 2021, dan 2022.

Melalui Jagoan Tani diharapkan lahir enterpreneur muda bidang pertanian atau agribisnis menyongsong era revolusi industri 4.0 dan memanfaatkan momentum bonus demografi Indonesia Emas tahun 2045.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ilham Juanda melalui Kepala Bidang (Kabid) Pertahanan Pangan Abdul Halim mengatakan, mendekati penutupan, jumlah pendaftar membeludak.

Jumlah keseluruhan tim yang mengikuti Jagoan Tani  mencapai 212 tim. Satu tim terdiri tiga orang perwakilan. ”Awalnya kami pesimistis jumlah peserta minim. Ternyata pesertanya melebihi dari Jagoan Tani tahun sebelumnya,’’ kata Halim.

Setelah tahap pendaftaran, tahapan dilanjutkan babak penilaian proposal yang dilakukan sejak kemarin (21/6) hingga Sabtu (24/6). Seluruh proposal yang diterima oleh tim nantinya akan diseleksi sesuai dengan sub bidangnya.

Seperti tanaman pangan, hortikultura, perikanan, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan gabungan (integrasi). Tujuannya untuk melihat keselarasan antara diskripsi tim Jagoan Tani dengan anggaran para pemilik program kerja tersebut.

”Yang paling utama kita lihat keterangan usaha secara spesifik. Yang mana tim memiliki rintisan usaha di bidang pertanian apakah sesuai dengan deskripsi yang telah dicantumkan dalam proposal. Itu termasuk salah satu pertimbangan penting,” tuturnya.

Halim berharap ratusan peserta yang telah terdaftar bisa bertahan dan berkompetisi dengan baik. Selain itu bisa menyerap ilmu dan pengalaman yang didapat selama mengikuti proses seleksi.  ”Kami juga menyiapkan mentor andal bagi para peserta. Kami berharap peserta dapat memanfaatkam kesempatan ini dengan baik,” tandasnya. (tar/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#revolusi industri 4.0 #jagoan tani #hortikultura #dinas pertanian #pangan #petani muda #agribisnis