Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jagoan Tani Masuk Sesi Mentoring, Bupati Ipuk: Selamat kepada 100 Tim Terpilih

Sigit Hariyadi • Selasa, 12 September 2023 | 23:58 WIB
TAHAP PRESENTASI: Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menyimak presentasi dari peserta Jagoan Tani secara online kemarin (12/7).
TAHAP PRESENTASI: Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menyimak presentasi dari peserta Jagoan Tani secara online kemarin (12/7).

RadarBanyuwangi.id – Program Jagoan Tani yang rutin digelar Pemkab Banyuwangi sejak 2018 mendapat animo luar biasa besar dari generasi muda Bumi Blambangan. Ratusan anak muda yang memiliki passion di bidang pertanian mendaftarkan diri untuk turut berkompetisi pada ajang tersebut.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengaku senang program besutan pemkab tersebut mendapat respons bagus. Setiap tahun ratusan orang mendaftar untuk mengikuti program inkubasi agribisnis tersebut.

”Semoga ini menjadi harapan baik bagi kita semua, ke depan masih banyak anak muda yang tertarik dan akan mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya, Jumat lalu (14/7).

Sekadar diketahui, seleksi peserta Jagoan Tani dilakukan secara ketat secara berjenjang sejak 21 Juni hingga 7 Juli 2023 lalu. Hasilnya, kini telah terjaring 100 tim peserta terbaik yang selanjutnya mengikuti mentoring sebagai bekal adu ide dan gagasan agribisnis.

Bupati Ipuk menambahkan, berdasar informasi yang dia terima Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, sekitar 700 orang yang tergabung dalam ratusan tim ikut mendaftar Jagoan Tani.

”Sebanyak 100 tim telah dinyatakan lolos. Selamat kepada 100 tim terpilih. Semoga semuanya bisa mengikuti setiap tahap dengan lancar,” kata dia. 

Jagoan Tani merupakan program inkubasi yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemkab Banyuwangi. Tujuannya mengajak generasi muda agar mau menggeluti bisnis pertanian dengan segala subsektornya.

Selain mentor-mentor andal dan berpengalaman, Jagoan Tani juga menyiapkan hadiah ratusan juta sebagai stimulus modal usaha. Tahun ini hadiah yang disediakan senilai Rp 127,5 juta.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispertan Banyuwangi drh Nanang Sugiarto menambahkan, seleksi peserta Jagoan Tani dilakukan secara ketat secara berjenjang sejak 21 Juni hingga 7 Juli 2023. Dimulai dari seleksi proposal hingga verifikasi lapang.

”Dari 212 tim yang mendaftar, 100 tim dinyatakan lolos. Penilaian ini berdasar kesesuaian antara proposal dengan hasil verifikasi lapang yang dilakukan oleh tim Dispertan,” kata Nanang.

Para tim terpilih telah menjalani sesi presentasi online terkait rintisan usaha yang mereka geluti, Rabu (12/7) lalu. Mereka juga menjalani sesi mentoring online yang digelar pada Jumat (14/7). 

Pada sesi mentoring tersebut, sejumlah mentor dihadirkan untuk meng-upgrade pengetahuan para peserta terkait konsep bisnis pertanian modern hingga pemasarannya.

Di antara mentor yang dihadirkan yaitu Risti permani, Dosen The University of Queensland & Aglive Indonesia Team; David Setionegoro, Founder Askara Daulat Desa; Rahmad Hardiyanto, Agripreneur Jawa Timur; Dias Satria, Founder Jagoan Indonesia dan Piknikhub; serta Dedy Marquis, Fasilitative Trainer.

Dari 100 besar, para peserta akan diseleksi kembali hingga tersaring 33 tim yang akan maju sesi mentoring offline pada 20 sampai 21 Juli 2023 mendatang.

Dilanjutkan interview dan verifikasi lapang kedua untuk menjaring 10 finalis yang berhak mendapatkan hadiah senilai total Rp 127.500.000. (sgt/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#modal usaha #interview kerja #anak muda #jagoan tani #Passion #Ipuk Fiestiandani #agribisnis