Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Digelar Sepekan, BEC 2023 Usung Pesona Ijen Geopark

Sigit Hariyadi • Senin, 3 Juli 2023 | 15:30 WIB
SIAP TAMPIL: Salah satu talent BEC saat mengikuti poses penjurian di GOR Tawang Alun Banyuwangi beberapa hari lalu
SIAP TAMPIL: Salah satu talent BEC saat mengikuti poses penjurian di GOR Tawang Alun Banyuwangi beberapa hari lalu

 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – “Banyuwangi Ethno Carnival” (BEC) kembali siap menyemarakkan kabupaten the Sunrise of java. Ajang yang masuk Kalender Event Nusantara (KEN) 2023 tersebut bakal dihelat nyaris sepekan penuh, yakni mulai Selasa (4/7) sampai Minggu (9/7) mendatang. Puncak karnaval tersebut digeber pada Sabtu (8/7).

 

Sama seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, BEC konsisten mengeksplorasi kekayaan budaya dan alam bumi Blambangan. Pada tahun ini BEC mengusung tema “The Magic of Ijen Geopark”. Tema tersebut diangkat dari kesuksesan Ijen Geopark yang telah ditetapkan sebagai bagian dari jaringan geopark dunia oleh Dewan Eksekutif UNESCO Global Geopark (UGG) di Paris, Perancis, 24 Mei lalu.

 

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, geopark Ijen sengaja dipilih sebagai ungkapan rasa bangga masyarakat Banyuwangi atas ditetapkannya Ijen Geopark sebagai anggota Jaringan Geopark Dunia atau Unesco Global Geopark (UGG). “Lewat BEC, kita tunjukkan keindahan Ijen Geopark Banyuwangi kepada khalayak luas,” ujarnya kemarin (2/7).

Ipuk berharap, upaya tersebut akan semakin menggaungkan keindahan dan keluhuran Banyuwangi di tingkat dunia. “Semoga semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Kesejahteraan pun akan terwujud,” harapnya.

 

Tidak tanggung-tanggung. Sebagai bentuk kebanggaan atas pengakuan dunia pada Banyuwangi itu, BEC kali ini akan digelar nyaris sepekan. Rangkaian BEC akan dipusatkan di seputar Taman Blambangan.

 

Selama sepekan itu pula, berbagai situs yang terangkum dalam Ijen Geopark tersebut akan dieksplorasi. Kawasan Ijen Geopark tak hanya berkutat kepada keindahan gunung Ijen dan kawah birunya yang mempesona. Namun, juga bentang alam dan kekayaan budaya yang membentang di sekitar gunung berapi yang dikenal dengan fenomena api biru tersebut. “Ada tujuh situs dari Ijen Geopark yang menginspirasi sub tema BEC tahun ini,” ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Choliqul Ridha.

 

Selain gunung Ijen, tujuh situs pendukungnya akan dieksplorasi. Mulai Pantai Sembulungan, Pantai Parang Ireng, Pantai Sukamade, sampai Pantai Pulau Merah.  Ada pula air terjun Lider dan kawasan Taman Nasional Alas Purwo. “Beragam inspirasi itu nanti akan dituangkan dalam desain kostum karnaval yang memesona. Sebuah karnaval yang layak ditunggu,” kata Ridha. 

 

Ridha menambahkan, selain peragaan kostum yang diselenggarakan pada puncak acara, BEC juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain selama beberapa hari sebelumnya. Di antaranya pameran karya geopark nasional, dilanjutkan parade ethno wear, Musyawarah Nasional (Munas) Badan Pengelola Geopark se-Indonesia, serta awarding dan konser musik. (sgt)

Editor : Sigit Hariyadi
#BEC #Ijen Geopark #Bfest #banyuwangi