Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perkembangan Banyuwangi Dipuji Direktur Aga Khan

Dedy Jumhardiyanto • Senin, 26 Juni 2023 | 17:22 WIB

 

direktur Jawa Pos Leak Kustiya berkomunikasi dengan Arsitektur Bandara Banyuwangi Andramatin di depaj maket bandara Banyuwangi di pameran Festival Arsitektur Nusantara di Gedung Djuang Banyuwangi
direktur Jawa Pos Leak Kustiya berkomunikasi dengan Arsitektur Bandara Banyuwangi Andramatin di depaj maket bandara Banyuwangi di pameran Festival Arsitektur Nusantara di Gedung Djuang Banyuwangi
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Perkembangan Banyuwangi yang begitu pesat terutama di dunia arsitektur, mendapatkan pujian Direktur Aga Khan Award, Farrokh Derakhsani.

Farrokh hadir dalam puncak kegiatan Festival Arsitektur Nusantara (FAN) 2023 di Gedung Juang 45 pagi kemarin (24/6). Selain itu, mereka juga melihat langsung kondisi Bandara Internasional Banyuwangi sebagai pemenang Aga Khan Award for Architecture 2022 sore kemarin.

Pada kesempatan itu, Farrokh spontan menyatakan kekagumannya secara mendalam kepada Banyuwangi. Terutama terhadap komitmen dan visi misi Pemkab Banyuwangi yang memberi perhatian khusus terhadap arsitektur bangunan di kabupaten The Sunrise of Java tersebut.  "Visi adalah sesuatu yang sangat penting yang dibuat untuk dijalankan oleh sebuah daerah guna menciptakan kualitas hidup yang masyarakat yang tinggi. Banyuwangi menunjukkan pemimpin boleh berganti, tapi komitmen kepemimpinannya tentang pembangunan berarsitektur tidak boleh berhenti," kata pria yang berasal dari Jenewa, Swiss itu.

Farrokh menyebut, Banyuwangi memiliki identitas arsitektur sendiri. Karena, bagi Farrokh identitas arsitektur berbeda-beda, sedangkan identitas tersebut terbentuk karena adanya rasa memiliki. “Banyuwangi menunjukkan identitas arsitektur yang khas menurut mereka. Yaitu rasa memiliki atas kebudayaan yang terus dipegang teguh,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah tamu penting hadir venue pameran arsitektur di Gedung juang 45 yang berlokasi di Jalan Veteran Banyuwangi. Tampak hadir Direktur Aga Khan Award Farrokh Derakhsani, Sekkab Mujiono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dwi Yanto, dan jajaran pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Selain itu, sejumlah arsitek kondang turut melihat berbagai karya yang dipamerkan di Gedung Juang tersebut. Antara lain Andramatin, Yori Antar, Adi Purnomo, dan lainnya. Serta hadir Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jatim, Arsitek Muda Banyuwangi (AMB), sejumlah mahasiswa, dan lainnya.

BERBAGI ILMU: Direktur Aga Khan Award, Farrokh Derakhsani (dua dari kiri) bersama arsitek Andra Matin (dua dari kanan) menjadi narasumber dalam acara konferensi arsitek di Gedung Juang 45 Banyuwangi
BERBAGI ILMU: Direktur Aga Khan Award, Farrokh Derakhsani (dua dari kiri) bersama arsitek Andra Matin (dua dari kanan) menjadi narasumber dalam acara konferensi arsitek di Gedung Juang 45 Banyuwangi

Kemeriahan pagelaran FAN 2023 juga menarik perhatian Direktur Utama PT Jawa Pos, Leak Kustiya. Ratusan karya yang disuguhkan dalam pameran berhasil menarik berbagai perhatian para kalangan, tak terkecuali bagi Leak.

Rangkaian acara di hari ketiga FAN 2023 ini dimulai dengan Farrokh Derakhsani melihat berbagai karya yang ditampilkan. Mulai dari instalasi batu bata buatan lokal, timeline Banyuwangi dari masa ke masa, hingga sejumlah karya dan maket bangunan ikonik karya para arsitek.

Di tengah konferensi berlangsung, Bupati Ipuk Fiestiandani yang berhalangan hadir itu, menyempatkan diri untuk memberikan sambutan secara daring. Ipuk mengatakan, Banyuwangi bukan hanya daerah yang dikenal karena sektor pariwisata. Lebih dari itu, arsitektur di Banyuwangi merupakan interpretasi dari kebudayaan asli Bumi Blambangan.

Karena itu, Ipuk berharap para arsitek yang hadir di acara FAN 2023 mampu memberikan gagasan baru terkait dunia arsitektur. Sehingga Kabupaten Banyuwangi mampu terus perkembangan menjadi kian meningkat baik dari sektor pariwisata hingga arsitektur. "Arsitektur di Banyuwangi adalah cermin warisan dari generasi ke generasi. Bangunan tersebut memiliki nilai historical dan kebudayaan yang kuat. Maka dari itu, ide dan gagasan para arsitek penting untuk kemajuan Kabupaten Banyuwangi," ujarnya. (rei/bay)

Editor : Syaifuddin Mahmud
#Aga Khan Award #bandara blimbingsari #Festival Arsitektur Nusantara #banyuwangi