Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Anti Perundungan, Bijak Bermedsos  

Gerda Sukarno Prayudha • Rabu, 12 April 2023 | 15:08 WIB
INTERAKTIF: GM JP-RaBa Bayu Saksono saat menyampaikan materi bijak bermedsos di SMPN 1 Banyuwangi kemarin (11/4). (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)
INTERAKTIF: GM JP-RaBa Bayu Saksono saat menyampaikan materi bijak bermedsos di SMPN 1 Banyuwangi kemarin (11/4). (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kegiatan Pondok Ramadan yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) terus berlanjut. Kemarin (11/4) sebanyak 270 siswa SMPN 1 Banyuwangi menerima pembekalan materi dari awak koran harian pagi yang terbit sejak 26 Juli 1999 ini.

Sejak pagi ratusan siswa kelas 7 tersebut berkumpul di pendapa SMPN 1 Banyuwangi. Kegiatan diawali dengan salat Duha berjemaah yang dirangkai doa bersama.

Selanjutnya, Tim Satgas Anti Bullying yang berasal dari perwakilan kelas delapan menyampaikan materi antikekerasan dan perundungan kepada adik-adik kelasnya tersebut. Tidak hanya itu, para siswa juga menerima materi tentang bijak bermedia sosial (medsos) yang disampaikan oleh General Manager (GM) JP-RaBa Rahman Bayu Saksono.

Kepala SMPN 1 Banyuwangi M. Shodiq melalui Guru Agama Islam sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Pondok Ramadan Muhammad Nurul Aini berterima kasih karena JP-RaBa selalu memberikan ilmu baru kepada para siswa. ”Seperti materi yang disampaikan hari ini (kemarin), yakni mengenai bijak dalam bermedsos. Sangat baik disampaikan dan diketahui oleh para murid. Sehingga mereka lebih waspada dan mengetahui mana aturan yang tidak tertulis mengenai bahaya menyalahgunakan medsos dan antisipasinya,” kata dia.

Sementara itu, para siswa SMPN 1 Banyuwangi juga mengikuti Pondok Ramadan dengan bermalam di salah satu pondok pesantren di Banyuwangi. Hal tersebut diharapkan dapat menambah khidmat siswa dalam mendalami ilmu agama. ”Selain bekerja sama dengan JP-RaBa, kami juga melaksanakan Pondok Ramadan secara mandiri. Tujuannya sama, ingin menambah ilmu dan mengembangkan variasi pembelajaran,” ujar Nurul Aini.

Salah satu siswa kelas 7, Rifki Nur Arkan mengaku senang mendapat ilmu baru tentang bahaya medsos. Meski sedikit mengantuk lantaran sedang berpuasa, namun dia tetap bersemangat menerima materi hingga akhir. ”Yang disampaikan tentang bahaya medsos, cara berteman dengan orang baru di medsos, dan antisipasi penyebaran hoaks di internet sangat bermanfaat. Selama ini di sekolah belum pernah disampaikan dengan detail, hanya sekilas saja,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

  Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#media sosial #hoax #roadshow #Medsos #Jurnlais #wartawan #ramadan #banyuwangi #SMPN 1 Banyuwangi