Berbagai hal tentang pariwisata daerah dibahas dalam jambore yang digelar sejak Kamis (15/12) hingga Jumat (16/12) tersebut. Acara yang dihadiri langsung Wakil Bupati Sugirah ini juga dimaksudkan sebagai persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Sugirah hadir didampingi sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Banyuwangi. Di antaranya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) M. Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Juang Pribadi, dan perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim.
Sugirah meminta para pelaku pariwisata yang tergabung dalam pokdarwis untuk mempersiapkan diri menghadapi liburan akhir tahun dalam waktu dekat ini. Mulai masalah kebersihan, pengaturan jam operasional, hingga pengaturan pengunjung. ”Saya berharap pokdarwis melakukan evaluasi kekurangan tahun lalu. Ambil langkah apa yang harus dilakukan untuk menyambut para wisatawan, baik asing maupun domestik agar mereka betah dan happy selama di Banyuwangi,” ujarnya.
Dikatakan, Banyuwangi banyak melibatkan pokdarwis dalam pengelolaan pariwisata. Sejumlah lokasi wisata dikelola langsung oleh warga setempat yang tergabung dalam pokdarwis. ”Untuk itulah, pokdarwis adalah salah satu pelaku utama yang menentukan citra positif bagi pariwisata di Banyuwangi,” tuturnya.
Sugirah lantas mengajak seluruh anggota pokdarwis untuk memberikan layanan yang sangat baik kepada wisatawan. Tujuannya agar para wisatawan memiliki kesan yang baik selama berada di kabupaten the Sunrise of Java. ”Kepuasan wisatawan ini akan mendatangkan turis yang lebih banyak, yang ujungnya nanti juga akan berdampak ekonomi pada pokdarwis dan warga kita,” ujarnya.
Kepala Disbudpar Bramuda menambahkan, sektor pariwisata memiliki peran penting dalam upaya pemulihan ekonomi di Banyuwangi. Untuk itu, pemkab getol mengajak berbagai pihak untuk sama-sama kembali menggerakkan sektor pariwisata, termasuk pokdarwis. ”Terima kasih kepada pokdarwis yang turut berperan besar memajukan pariwisata daerah. Harapan kami, kegiatan ini akan menghasilkan visi bersama bagaimana pengelolaan pariwisata yang baik hingga pelibatan masyarakat sekitar dalam memajukan pariwisata,” kata dia.
Ketua Panitia Festival Jambore Pokdarwis Banyuwangi 2022 Abdul Aziz mengungkapkan, kegiatan ini berfungsi sebagai wadah silaturahmi untuk melakukan evaluasi kegiatan selama tahun 2022 dan menyusun rencana kerja tahun 2023. ”Harapan kami setelah mengikuti Jambore Pokdarwis, pelaku pariwisata dapat meningkatkan kualitas pelayanannya. Apalagi menjelang tahun baru, saya yakin kunjungan wisatawan pasti meningkat sehingga kita perlu waspada baik dari aspek keamanan dan kesehatan,” ujarnya.
Aziz menjelaskan, kegiatan utama Jambore Pokdarwis 2022 adalah diskusi yang membahas pelaksanaan protokol kesehatan, keamanan, dan mitigasi bencana. Selain itu, juga disediakan giat outbound dan aksi peduli lingkungan meliputi clean-up dan penanaman pohon cemara di sekitar area wisata Pantai Pulau Merah. (sgt/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud