GENTENG – Pelaksanaan vaksinasi untuk 5.000 sasaran yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Banyuwangi berlangsung sukses, Selasa kemarin (14/9).
Kegiatan tersebut dipusatkan di tiga titik lokasi. Yaitu halaman kampus IAI Ibrahimy, Pondok Pesantren Bustanul Makmur, dan Pondok Pesantren Bustanul Falah, Kecamatan Genteng.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 itu dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) ISNU Jatim, Prof. DR. M. Mas’ud Said, Ph.D dan sekretarisnya Mohammad Dawud. Hadir pula Rektor IAI Ibrahimy DR. Kholilurrahman, Kepala Cabang Bank Jatim Banyuwangi Sastriono, pimpinan Bank Syariah, serta Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didik Hariyanto.
Dari jajaran kiai Rais Syuriah PCNU KH. Zainullah Marwan, KH. Muwaffiq Amir, KH. Abdillah, KH. Nizar, KH. Muhaimin, KH. Syafi'i Mustofa, jajaran Pemkab Banyuwangi dan Forpimka Genteng. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas memberikan sambutan secara virtual. Saat bersamaan, Ipuk menerima penghargaan TPID terbaik se-Jawa Bali dari Kemenko Perekonomian di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Ketua PC ISNU Banyuwangi Abdul Aziz, mengatakan, suksesnya acara tersebut tak lepas dari kolaborasi besar antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, PW ISNU Jatim, Pemkab Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, PC. ISNU Banyuwangi, Kampus IAI Ibrahimy, Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Pondok Pesantren Bustanul Falah, para dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia. "Serta banyak pihak lagi yang membuat kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. di atas semua itu, tentu kesuksesan ini karena rahmat dari Allah Subhanahu Wata'ala," kata Aziz.
Aziz menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PW ISNU Jatim, M. Mas’ud Said, karena sudah memberikan kepercayaan kepada PC ISNU Banyuwangi, untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran lima ribu peserta.
Ucapan terimakasih tak terhingga disamapuikan juga kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta, Rektor Ibrahimy, Pengasuh Pesantren Bustanul Makmur, dan Pesantren Bustanul Falah dan jajarannya. "Mohon maaf jika selama proses pelaksanaan, banyak kekurangan dan ke khilafan. Semoga jerih payah dan pengorbanan bapak ibu semua di balas dengan pahala berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa, amin," harapnya.
Aziz menjelaskan, selain 5.000 vaksin dari Gubernur, dalam minggu ini dan seterusnya. PC ISNU Banyuwangi juga menyelenggarakan vaksinasi di sembilan lokasi. Tuan rumah atau panitia lokal dari kegiatan ini adalah para pengurus PAC ISNU di sembilan lokasi tersebut. "Ada 1.200 sasaran vaksin dari ketua DPRD dan tenaga kesehatannya, kita di dukung penuh tim dari Dinas Kesehatan Banyuwangi," tegasnya.
Rektor IAI Ibrahimy DR. Kholilurrahman mengaku senang bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan vaksinasi tersebut. "Awalnya kami agak ragu. Sebab, mencari lima ribu sasaran vaksin bukan perkara mudah. Tapi karena ISNU yang mengajak, ya kami dengan senang hati menerima. Alhamdulillah pelasanaan vaksinasi berjalan lancar," tuturnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestindani mengaku bangga dan senang dengan kegiatan tersebut. Kolaborasi besar memang harus dibangun untuk mengatasi pandemi Covid-19. "Pagi-pagi sekali saya sudah dikirimi video oleh Gus Lilur (Rektor IAI Ibrahimy) kondisi terkini di lokasi vaksinasi. Pesertanya banyak sekali dan lancar,’’ ujar Ipuk saat memberi sambutan via zoom.
Ipuk menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang menggelontorkan 5.000 vaksin melalui PW ISNU Jatim dan diteruskan ke PC ISNU Banyuwangi. "Terimakasih atas semua bantuan dan peranan semua pihak dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini dan sekarang Banyuwangi bisa tembus level satu," ujarnya.
Ketua PW ISNU Jatim M. Mas’ud Said menuturkan, saat ini ada 15 ribu vaksin yang digelontorkan. Lima belas ribu vaksin dari Gubernur melalui PW ISNU tersebut digelontorkan ke Pesantren Lirboyo, Kediri, PC ISNU Banyuwangi, dan PC ISNU Tulungagung. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Jawa Timur menuju herd immunity. "Ini adalah bagian dari tugas pengabdian ISNU untuk kemanusiaan," tegasnya.
Editor : Ali Sodiqin