BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Desa yang satu ini dikenal sebagai pusat buah manggis serta perajin manisan pala. Ya, ialah Desa Pesucen yang masuk dalam wilayah Kecamatan Kalipuro.
Kantor Desa Pesucen ini memang baru saja menyelesaikan pembangunan gedung. Sekitar tahun 2017–2018. Sehingga dari segi bangunan bisa dibilang masih terlihat bagus.
Kantor ini memiliki sebuah aula yang sangat besar dan terdiri dari dua lantai. Lantai atas dipergunakan untuk ruang perpustakaan. Sedangkan di lantai bawah digunakan untuk berbagai kegiatan. Termasuk apabila ada warga ingin mengadakan hajatan.
Ruang pelayanan boleh dibilang tidak semewah seperti di kantor desa lainnya. Lebih sederhana, namun tetap kelihatan rapi. Juga ruang kepala desa, masih polos dan pendingin ruangan juga baru dipasang sehari sebelum tim survei Smart Kampung berkunjung pada Senin (14/9).
Di depan kantor, tulisan berbentuk banner dari vinil masih berdiri. Sedangkan tulisan balok dari besi hanya tinggal dudukannya saja. Entah hilang, rusak, atau masih dalam proses perbaikan. Taman bermain, pendapa kecil, dan bumdes semua ada. Ruang laktasi juga tersedia, lengkap dengan kursi roda untuk para difabel.Yang belum ada dan perlu penambahan di kantor Desa Pesucen adalah alat pemadam kebakaran, taman, serta pepohonan supaya lebih teduh.
Soal pelayanan, diakui para staf dan kepala Desa Pesucen sangat ramah terhadap semua tamu. Saat tim survei masuk ruang pelayanan, belum sempat memperkenalkan diri sudah disambut dengan ramah. Dipersilakan duduk dan ditanya kepentingannya apa. Sementara Kades Pesucen Maksum langsung melayani dan mempersilakan tim masuk ke ruang kades.
Ramah, supel, dan murah senyum.Itulah yang bisa disimpulkan tim surveiuntuk menilai pelayanan di Kantor Desa Pesucen yang ternyata memang menjadi prioritas di kantor desa tersebut.
Editor : AF Ichsan Rasyid