Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wisata Gunung Gedeg Andalan Barurejo

AF Ichsan Rasyid • Kamis, 27 Agustus 2020 | 23:53 WIB
wisata-gunung-gedeg-andalan-barurejo
wisata-gunung-gedeg-andalan-barurejo


BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tim penilai Lomba Smart Kampung 2020 dengan tema ”Pelayanan Prima Desa di Tengah Pandemi” terus bergerak menuju ke setiap penjuru desa di Bumi Blambangan. Kali ini, tim survei ”mampir” ke Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.



Desa yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Banyuwangi ini terus berbenah mengembangkan ekonomi desa melalui program wisata. Destinasi baru yang akan dikembangkan di sana yakni wisata berkemah di Gunung Gedeg. Saat ini pembangunan dan pengembangan objek wisata tersebut tengah dikebut.



Sementara dari pengamatan tim survei Jawa Pos Radar Banyuwangi, ada beberapa yang harus dibenahi dan dipertahankan di kantor Desa Barurejo. Saat tim datang, terlihat staf desa yang melakukan pelayanan sudah mengenakan masker. Namun, faceshield hanya tersimpan begitu saja.



Di ruang pelayanan dan depan kantor sudah tersedia handsanitizer dan tempat cuci tangan. Namun, sayangnya tidak ada yang mengarahkan warga yang datang untuk mendapat pelayanan. Bahkan, ada warga tidak mengenakan masker namun tidak diberi imbauan atau teguran.



Berpindah ke kamar mandi. Dilihat dari kondisi kebersihannya, terkesan tidak mendapat sentuhan perawatan sama sekali. Seperti dibiarkan begitu saja. Begitu pula jika pandangan mata tertuju ke halaman depan kantor desa, tanaman di taman tampak tumbuh ala kadarnya.



Memasuki ruang pelayanan kantor Desa Barurejo, tim menilik sejumlah fasilitas yang tersedia. Ada televisi untuk hiburan bagi warga yang menunggu antrean. Ada pula tempat bermain untuk anak-anak. Yang patut disayangkan, perangkat komputer terlihat hanya sebagai pajangan ruangan. Tidak difungsikan untuk antrean atau informasi pelayanan.



Sudut baca sebagai pusat literasi kantor desa patut mendapatkan apresiasi. Walau dibilang koleksi tidak sebanyak di tempat lain, namun fungsinya banyak dimanfaatkan baik oleh staf maupun warga yang sedang mengantre di kantor desa. Tim surveimemberi masukan kepada Desa Barurejo bahwa masih ada kesempatan untuk berbenah sebelum bendera hitam dikibarkan.



Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Smart Kampung Gerda Sukarno mengungkapkan, hingga saat ini penjurian masih dilakukan secara terbuka. Penilaian terhadap sejumlah komponen seperti keramahan pelayanan dan keramahan terhadap kalangan difabel merupakan beberapa poin yang menjadi acuan tim. ”Ada 17 poin yang kita cermati, seperti keramahan dan lain-lain,” jelasnya.



Setelah melakukan penilaian kepada seluruh desa, panitia akan melakukan scoring. Selanjutnya akan ada penilaian lanjutan untuk memastikan layanan yang ada. Nantinya, akan diterjunkan ”tim siluman” yang bertugas memeriksa pelayanan secara diam-diam tanpa diketahui pihak desa terkait. ”Bulan depan tim siluman mungkin bergerak,” jelasnya.



Editor : AF Ichsan Rasyid