RADAR BANYUWANGI – Harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas terpantau stabil pada Jumat (9/10/2026). Berdasarkan daftar harga yang tersedia, emas 24 karat di Raja Emas Indonesia dibanderol Rp2.060.000 per gram, sedangkan di Laku Emas mencapai Rp2.125.000 per gram. Perbedaan harga juga terlihat pada kadar dan penyedia lainnya, sehingga calon pembeli perlu membandingkan harga sebelum bertransaksi.
Stabilnya harga pada daftar hari ini memberi acuan bagi masyarakat yang berencana membeli perhiasan emas maupun memantau nilai logam mulia. Harga berbeda berdasarkan kadar karat dan penyedia, sementara harga transaksi akhir dapat dipengaruhi model perhiasan, biaya pembuatan, serta ketentuan masing-masing toko.
Harga emas perhiasan sendiri dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari harga emas dunia, nilai tukar mata uang, hingga permintaan industri perhiasan. Karena itu, pemantauan harga secara berkala tetap penting bagi pembeli maupun pemilik emas yang mempertimbangkan waktu transaksi.
Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatat harga emas perhiasan 24 karat sebesar Rp2.060.000 per gram. Sementara itu, emas 22 karat dibanderol Rp1.855.000 per gram dan emas 18 karat Rp1.520.000 per gram.
Berikut daftar harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia pada Jumat (9/10/2026):
| Kadar emas | Harga per gram |
|---|---|
| 24 karat | Rp2.060.000 |
| 23 karat | Rp1.945.000 |
| 22 karat | Rp1.855.000 |
| 21 karat | Rp1.772.000 |
| 20 karat | Rp1.686.000 |
| 19 karat | Rp1.602.000 |
| 18 karat | Rp1.520.000 |
| 17 karat | Rp1.440.000 |
| 16 karat | Rp1.350.000 |
| 15 karat | Rp1.267.000 |
| 14 karat | Rp1.181.000 |
| 13 karat | Rp1.096.000* |
| 12 karat | Rp1.014.000 |
Keterangan: Harga emas 13 karat ditulis Rp1.096.000 berdasarkan koreksi format angka dari data sumber yang mencantumkan Rp1.1096.000. Nilai tersebut perlu dikonfirmasi kepada penyedia.
Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi (HRTA)
Harga emas perhiasan Hartadinata Abadi yang tercantum dalam data menunjukkan harga 22 karat sebesar Rp2.521.000 per gram. Untuk kadar 20 karat, harganya Rp2.327.000 per gram, sedangkan emas 9 karat dibanderol Rp1.294.000 per gram.
Berikut daftar harga emas perhiasan HRTA pada Jumat (9/10/2026):
| Kadar emas | Harga per gram |
|---|---|
| 22 karat | Rp2.521.000 |
| 20 karat | Rp2.327.000 |
| 17 karat | Rp2.043.000 |
| 16 karat | Rp1.930.000 |
| 9 karat | Rp1.294.000 |
| 8 karat | Rp1.192.000 |
| 6 karat | Rp1.022.000 |
Data yang tersedia tidak mencantumkan seluruh kadar karat untuk HRTA. Karena itu, daftar di atas hanya memuat kadar yang tercantum dalam sumber.
Harga Emas Perhiasan Laku Emas
Di Laku Emas, yang merupakan bagian dari Grup CMK, emas perhiasan 24 karat tercatat Rp2.125.000 per gram. Emas 22 karat dibanderol Rp1.853.000 per gram, sedangkan emas 18 karat mencapai Rp1.513.000 per gram.
Berikut daftar harga emas perhiasan Laku Emas pada Jumat (9/10/2026):
| Kadar emas | Harga per gram |
|---|---|
| 24 karat | Rp2.125.000 |
| 23 karat | Rp1.935.000 |
| 22 karat | Rp1.853.000 |
| 21 karat | Rp1.771.000 |
| 20 karat | Rp1.685.000 |
| 19 karat | Rp1.599.000 |
| 18 karat | Rp1.513.000 |
| 17 karat | Rp1.428.000 |
| 16 karat | Rp1.342.000 |
| 15 karat | Rp1.258.000 |
| 14 karat | Rp1.173.000 |
| 13 karat | Rp1.090.000 |
| 12 karat | Rp1.004.000 |
Tips Sebelum Membeli atau Menjual Emas Perhiasan
Sebelum membeli emas perhiasan, masyarakat sebaiknya membandingkan harga berdasarkan kadar karat dan berat yang sama. Kadar karat menunjukkan proporsi kandungan emas dalam logam perhiasan, sehingga harga per gram dapat berbeda.
Pembeli juga perlu menanyakan apakah harga yang ditampilkan sudah memperhitungkan ongkos pembuatan dan biaya lain. Sementara bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali perhiasannya, harga beli toko atau nilai buyback bisa berbeda dari harga jual yang tercantum.
Dengan memeriksa harga terbaru dan ketentuan transaksi secara langsung kepada penyedia, masyarakat dapat memperhitungkan biaya secara lebih cermat sebelum memutuskan membeli atau menjual emas perhiasan. (*)
Editor : Ali Sodiqin