RADAR BANYUWANGI – Harga emas perhiasan berbagai kadar karat stabil pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Tidak ada perubahan banderol dibandingkan perdagangan sebelumnya di tiga penyedia yang dipantau, yakni Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas.
Stabilnya harga menjadi perhatian calon pembeli maupun pemilik emas yang ingin bertransaksi. Sebab, harga perhiasan tidak hanya dipengaruhi harga emas dunia, tetapi juga kadar karat, permintaan pasar, nilai tukar mata uang, serta kondisi industri perhiasan.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas perhiasan hari ini, berikut daftar harga per gram berdasarkan kadar karat di tiga penyedia tersebut.
Harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia menyediakan emas perhiasan dengan kadar mulai 12 karat hingga 24 karat. Seluruh harga tercatat stabil pada perdagangan Sabtu (3/10/2026).
| Kadar Karat | Harga per Gram |
|---|---|
| 24 Karat | Rp2.070.000 |
| 23 Karat | Rp1.985.000 |
| 22 Karat | Rp1.887.000 |
| 21 Karat | Rp1.802.000 |
| 20 Karat | Rp1.716.000 |
| 19 Karat | Rp1.630.000 |
| 18 Karat | Rp1.545.000 |
| 17 Karat | Rp1.463.000 |
| 16 Karat | Rp1.372.000 |
| 15 Karat | Rp1.288.000 |
| 14 Karat | Rp1.202.000 |
| 13 Karat | Rp1.115.000 |
| 12 Karat | Rp1.031.000 |
Harga tertinggi di Raja Emas Indonesia untuk daftar tersebut berada pada emas 24 karat sebesar Rp2,07 juta per gram. Sementara emas 12 karat dibanderol Rp1,031 juta per gram.
Harga emas perhiasan Hartadinata Abadi
Berbeda dengan Raja Emas Indonesia dan Laku Emas yang mencantumkan banyak pilihan kadar, Hartadinata Abadi (HRTA) memiliki daftar harga pada sejumlah kadar tertentu.
Berikut harga emas perhiasan HRTA per gram pada Sabtu (3/10/2026):
| Kadar Karat | Harga per Gram |
|---|---|
| 22 Karat | Rp2.521.000 |
| 20 Karat | Rp2.332.000 |
| 17 Karat | Rp2.048.000 |
| 16 Karat | Rp1.934.000 |
| 9 Karat | Rp1.297.000 |
| 8 Karat | Rp1.195.000 |
| 6 Karat | Rp1.024.000 |
Untuk daftar yang tersedia, harga emas perhiasan 22 karat menjadi yang tertinggi, yakni Rp2.521.000 per gram. Sedangkan kadar 6 karat berada di level Rp1.024.000 per gram.
Harga emas perhiasan Laku Emas
Laku Emas yang berada di bawah naungan Grup CMK juga mencatatkan harga yang stabil untuk seluruh kadar yang tersedia.
Berikut daftar lengkap harga emas perhiasan Laku Emas per gram:
| Kadar Karat | Harga per Gram |
|---|---|
| 24 Karat | Rp2.161.000 |
| 23 Karat | Rp1.966.000 |
| 22 Karat | Rp1.882.000 |
| 21 Karat | Rp1.799.000 |
| 20 Karat | Rp1.712.000 |
| 19 Karat | Rp1.625.000 |
| 18 Karat | Rp1.537.000 |
| 17 Karat | Rp1.450.000 |
| 16 Karat | Rp1.363.000 |
| 15 Karat | Rp1.278.000 |
| 14 Karat | Rp1.192.000 |
| 13 Karat | Rp1.107.000 |
| 12 Karat | Rp1.020.000 |
Pada Laku Emas, emas 24 karat berada di level Rp2.161.000 per gram, sedangkan emas 12 karat dibanderol Rp1.020.000 per gram.
Kenapa harga emas perhiasan bisa berbeda?
Harga emas perhiasan di pasaran tidak selalu sama meskipun memiliki kadar karat yang serupa. Selain harga bahan baku emas, banderol dapat dipengaruhi biaya produksi, model perhiasan, margin penjual, hingga kebijakan masing-masing penyedia.
Kadar karat juga menjadi faktor penting. Semakin tinggi kadar emas dalam suatu perhiasan, kandungan emasnya semakin besar. Karena itu, konsumen perlu memperhatikan kadar sebelum membandingkan harga antarproduk.
Pergerakan harga emas dunia, nilai tukar, permintaan industri perhiasan, serta kebijakan bank sentral juga dapat memengaruhi sentimen pasar emas.
Cek harga sebelum membeli
Dengan harga yang tercatat stabil pada Sabtu (3/10/2026), calon pembeli memiliki kesempatan untuk membandingkan banderol berdasarkan kadar karat dan harga per gram sebelum melakukan transaksi.
Namun, harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan masing-masing penyedia. Harga per gram juga belum tentu menjadi total biaya yang harus dibayarkan karena produk perhiasan dapat memiliki komponen biaya lain, termasuk ongkos pembuatan.
Karena itu, konsumen sebaiknya memastikan kadar karat, harga per gram, ongkos pembuatan, serta ketentuan jual kembali sebelum membeli emas perhiasan. (*)
Editor : Ali Sodiqin