Danantara Jadi Opsi Pembiayaan LRT Manggarai-Dukuh Atas, Mulai Dibangun 2027

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 14:05 WIB
LRT Jakarta di kawasan Manggarai. Jalur LRT direncanakan diperpanjang hingga Dukuh Atas mulai 2027 dengan Danantara menjadi salah satu opsi dukungan pembiayaan. (ChatGPT)
LRT Jakarta di kawasan Manggarai. Jalur LRT direncanakan diperpanjang hingga Dukuh Atas mulai 2027 dengan Danantara menjadi salah satu opsi dukungan pembiayaan. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan kelanjutan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas mulai 2027 dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menjadi salah satu opsi dukungan pembiayaan.

Perpanjangan jalur sekitar dua kilometer itu diperkirakan membutuhkan investasi Rp2,7 triliun. Pemprov DKI menargetkan koridor Manggarai-Dukuh Atas dapat memperkuat integrasi LRT Jakarta dengan MRT Jakarta, KRL Commuter Line, TransJakarta, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara di kawasan Dukuh Atas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan keterlibatan Danantara dalam pengembangan jaringan LRT berkaitan dengan posisi Jakarta yang tidak hanya melayani mobilitas warga daerah tersebut, tetapi juga aktivitas masyarakat dari berbagai daerah.

“Jakarta bukan hanya milik Jakarta, Jakarta milik Indonesia,” kata Rano setelah menghadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Monas, Jakarta, Selasa (22/9).

Menurut Rano, salah satu pengembangan LRT yang paling dekat untuk direalisasikan adalah penyambungan jalur dari Manggarai ke Dukuh Atas. Koneksi tersebut diperkirakan dapat meningkatkan penggunaan LRT karena penumpang memperoleh akses langsung ke lebih banyak moda angkutan massal di pusat Jakarta.

Dukungan Danantara sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto ketika meresmikan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai pada 16 September 2026. Pernyataan itu muncul setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk pengembangan jaringan LRT Jakarta.

“Saya kira Danantara wajib membantu,” kata Presiden dalam sambutannya di Stasiun LRT Manggarai. Presiden menyebut Jakarta memiliki kepentingan nasional sehingga pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu bekerja sama dalam pembangunan kota.

Meski demikian, skema pembiayaan pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas belum mengerucut hanya pada Danantara. Pramono sebelumnya menyebut Pemprov DKI menyiapkan sejumlah alternatif pembiayaan, mulai dari APBD, obligasi daerah, hingga dukungan Danantara.

Pemprov DKI juga telah memasukkan LRT Fase 1C Manggarai-Dukuh Atas sebagai salah satu proyek yang direncanakan memperoleh pembiayaan dari penerbitan obligasi daerah. Rencana obligasi tersebut telah diusulkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027. Selain LRT, hasil penerbitan obligasi direncanakan untuk membiayai antara lain rumah sakit, sekolah, embung, polder, dan rumah susun.

Ditargetkan selesai Agustus 2028

Untuk jadwal konstruksi, Pramono menargetkan pembangunan jalur Manggarai-Dukuh Atas dimulai paling lambat Januari 2027 dan selesai pada Agustus 2028. Pemprov DKI sebelumnya menyatakan proyek dapat dipercepat karena pendanaan dasar telah disiapkan, sembari pemerintah daerah mencari alternatif pembiayaan lain.

Data resmi Pemprov DKI menyebut pengembangan sekitar dua kilometer menuju Dukuh Atas membutuhkan investasi sekitar Rp2,7 triliun. Jalur tersebut juga direncanakan dilengkapi pedestrian deck untuk mendukung perpindahan penumpang antarmoda di kawasan Dukuh Atas.

Perpanjangan itu menjadi kelanjutan dari LRT Jakarta yang kini telah beroperasi hingga Manggarai. Presiden Prabowo meresmikan jalur Kelapa Gading-Manggarai pada 16 September 2026.

PT LRT Jakarta mencatat lintasan yang telah beroperasi memiliki panjang total 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai membutuhkan waktu sekitar 28 menit dan layanan tersebut diproyeksikan dapat melayani hingga sekitar 80.000 penumpang secara bertahap.

Manggarai sendiri menjadi salah satu simpul transportasi utama karena LRT dapat terhubung dengan KRL Commuter Line, Kereta Bandara, TransJakarta, dan layanan angkutan lainnya. Pemerintah berharap penyambungan hingga Dukuh Atas memperluas integrasi tersebut dengan jaringan MRT Jakarta dan LRT Jabodebek.

Pengembangan jaringan LRT Jakarta tidak direncanakan berhenti di Dukuh Atas. Pemprov DKI juga menyiapkan pengembangan jaringan menuju Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Jakarta Kota, serta Halim untuk memperluas konektivitas angkutan massal di Jakarta. Skema investasi untuk pengembangan tahap berikutnya masih akan disiapkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
LRT Manggarai Dukuh Atas transportasi jakarta Pemprov DKI Jakarta lrt jakarta Danantara