KRL CLI-225 Kembali Jalan, 6 Rangkaian Buatan INKA Masih Jalani Pemeriksaan

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 15:36 WIB
Kereta KRL produksi PT INKA Banyuwangi tiba di Stasiun Probolinggo melalui jalur darat menggunakan trailer khusus karena tak dapat melintasi Terowongan Mrawan. (Dok. Radar Bromo)
Kereta KRL produksi PT INKA Banyuwangi tiba di Stasiun Probolinggo melalui jalur darat menggunakan trailer khusus karena tak dapat melintasi Terowongan Mrawan. (Dok. Radar Bromo)

RADAR BANYUWANGI - Satu dari tujuh rangkaian KRL baru buatan PT Industri Kereta Api (INKA) kembali beroperasi setelah menyelesaikan perawatan intensif.

Dampaknya mulai dirasakan pengguna pada Senin (21/9). KAI Commuter menambah kembali empat perjalanan Commuter Line lintas Bogor sehingga total layanan di lintas tersebut menjadi 392 perjalanan per hari.

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek kembali menjadi 1.065 perjalanan per hari. Sebelumnya, jumlahnya sempat turun menjadi 1.061 perjalanan sejak 10 September.

Rangkaian yang kembali digunakan merupakan KRL seri iE305 atau CLI-225 produksi INKA.

Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA Nanang Agung Rohmandiyas mengatakan satu trainset telah melewati seluruh tahap General Check Up dan diserahkan kembali kepada KAI Commuter.

“Satu trainset telah menyelesaikan seluruh tahapan General Check Up dan sudah kami serahkan kembali kepada KAI Commuter untuk digunakan dalam pelayanan,” ujar Nanang.

Perawatan tersebut dilakukan bersama KAI Commuter, KAI, serta tim engineering dan quality assurance INKA di fasilitas overhaul Depok dan Manggarai.

Enam Rangkaian Masih Diperiksa

Meski satu rangkaian telah kembali beroperasi, pekerjaan belum selesai.

Enam trainset CLI-225 lainnya masih menjalani pemeriksaan secara bertahap.

Menurut jadwal terbaru INKA, dua rangkaian ditargetkan selesai pada pekan keempat September. Dua lainnya ditargetkan selesai pada akhir September atau awal Oktober, sedangkan dua rangkaian terakhir ditargetkan rampung pada akhir pekan pertama Oktober.

Sebelumnya, KAI menyampaikan target yang sedikit berbeda, yakni tiga rangkaian selesai pada 25 September dan tiga sisanya pada 9 Oktober. Secara umum, kedua jadwal tersebut sama-sama mengarah pada penyelesaian seluruh pemeriksaan hingga awal Oktober.

Pemeriksaan intensif mencakup komponen yang berkaitan langsung dengan keandalan dan keselamatan perjalanan.

KAI Commuter sebelumnya menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan antara lain terhadap sistem bogie dan sistem propulsi serta komponen keselamatan lainnya.

Nanang mengatakan pihaknya tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan rangkaian yang dikembalikan ke operasi memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

CLI-225 Baru Beroperasi sejak Desember 2025

CLI-225 merupakan generasi KRL baru yang diproduksi INKA di fasilitas Madiun dan Banyuwangi.

Dua rangkaian pertamanya mulai beroperasi reguler di lintas Bogor pada 16 Desember 2025 setelah mendapat sertifikasi keselamatan dan kelaikan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Sebelum diizinkan membawa penumpang, rangkaian tersebut menjalani uji statis dan uji dinamis dengan jarak tempuh lebih dari 4.000 kilometer.

Pada tahap awal, dua trainset CLI-225 melayani delapan perjalanan per hari dengan relasi Depok/Bogor–Manggarai/Jakarta Kota.

Karena itu, tujuh rangkaian yang menjalani General Check Up saat ini tergolong armada yang relatif baru.

Meski demikian, dalam keterangan resmi yang tersedia, KAI maupun INKA tidak menyebut adanya satu kerusakan spesifik sebagai alasan pemeriksaan tersebut. Perusahaan menyatakan proses dilakukan untuk memastikan seluruh komponen bekerja optimal sebelum rangkaian kembali digunakan.

Bogor Line Kembali 392 Perjalanan

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pengoperasian kembali satu CLI-225 memungkinkan perusahaan menambah empat jadwal Bogor Line mulai Senin.

Dengan tambahan tersebut, jumlah perjalanan lintas Bogor kembali menjadi 392 perjalanan per hari.

Kebutuhan kapasitas di lintas tersebut tergolong tinggi.

Data KAI Commuter menunjukkan volume pengguna pada awal pekan sebelum perawatan bisa melampaui 492 ribu orang. Ketika perawatan dimulai, jumlahnya turun menjadi sekitar 440 ribu per hari atau sekitar 10,6 persen.

Setelah pola peredaran sarana diatur kembali, lebih dari 454 ribu pengguna dapat dilayani.

Namun, pulihnya jumlah perjalanan menjadi 1.065 bukan berarti seluruh pola operasi telah kembali seperti kondisi sebelumnya.

KAI Commuter masih menerapkan rekayasa peredaran sarana di lintas Tanjung Priok. Layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta juga masih disesuaikan menjadi 52 perjalanan setiap hari.

KAI Commuter menyatakan penyesuaian operasional akan terus dievaluasi seiring enam rangkaian CLI-225 lainnya menyelesaikan pemeriksaan.

Dengan demikian, kembalinya satu rangkaian pada Senin menjadi langkah pertama menuju pemulihan penuh armada KRL INKA setelah tujuh trainset menjalani pemeriksaan intensif sejak awal September.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Commuter Line Bogor CLI-225 kai commuter inka krl inka