Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 September Turun, 24K Laku Emas Jadi Rp1,717 Juta

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 11:00 WIB
Harga emas perhiasan hari ini di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas. Simak rincian lengkap harga per karat di sini. (Ilustrasi ChatGPT Image)
Harga emas perhiasan hari ini di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas. Simak rincian lengkap harga per karat di sini. (Ilustrasi ChatGPT Image)

RADAR BANYUWANGI – Harga emas perhiasan ikut terkoreksi pada Kamis (18/9/2025), setelah harga emas dunia turun dari rekor tertingginya menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan Amerika Serikat sebesar 25 basis poin. Di pasar domestik, harga emas perhiasan kadar 24 karat (24K) di Laku Emas turun sekitar Rp10.000 menjadi Rp1.717.000 per gram, sedangkan harga di Raja Emas Indonesia turun Rp15.000 menjadi Rp1.850.000 per gram.

Pergerakan tersebut terjadi sehari setelah harga emas dunia sempat mencetak rekor. Harga emas spot menyentuh USD3.707,40 per troy ounce pada awal perdagangan Rabu (17/9/2025), sebelum kemudian terkoreksi.

Mengutip data yang diberitakan CNBC, harga emas spot pada akhir perdagangan Rabu turun 0,2 persen menjadi USD3.681,39 per ounce. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun 0,2 persen di level USD3.717,80.

Koreksi harga emas global berlangsung setelah The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen. Kebijakan tersebut menjadi pemangkasan suku bunga pertama The Fed pada 2025 setelah bank sentral AS menahan perubahan kebijakan sejak Desember 2024.

Harga Emas Perhiasan Laku Emas Turun

Di dalam negeri, penurunan harga emas perhiasan terlihat pada Laku Emas. Untuk emas kadar 24K atau sekitar 99 persen, harga per gram kini berada di level Rp1.717.000, turun dari sebelumnya Rp1.727.000.

Penurunan juga tercatat pada berbagai kadar emas lainnya. Berikut daftar harga emas perhiasan Laku Emas pada Kamis (18/9/2025):

Kadar Harga per Gram
24K (99%) Rp1.717.000
23K Rp1.527.000
22K Rp1.464.000
21K Rp1.401.000
20K Rp1.333.000
19K Rp1.265.000
18K Rp1.196.000
17K Rp1.128.000
16K Rp1.060.000
15K Rp999.000
14K Rp926.000
13K Rp861.000
12K Rp792.000
11K Rp724.000
10K Rp658.000
9K Rp590.000

Daftar tersebut menunjukkan semakin rendah kadar emas, semakin rendah pula harga per gram yang tercantum dalam daftar Laku Emas.

Harga Emas Raja Emas Ikut Terkoreksi

Penurunan harga juga terjadi di Raja Emas Indonesia. Harga emas kadar 24 karat dengan kategori K24* berada di level Rp1.850.000 per gram, turun dari Rp1.865.000.

Sementara K24 tercatat Rp1.740.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Raja Emas Indonesia per 18 September 2025:

Kadar Harga per Gram
K24* Rp1.850.000
K24 Rp1.740.000
K23 Rp1.521.000
K22 Rp1.454.000
K21 Rp1.389.000
K20 Rp1.323.000
K19 Rp1.256.000
K18 Rp1.192.000
K17 Rp1.125.000
K16 Rp1.058.000
K15 Rp993.000
K14 Rp926.000
K13 Rp860.000
K12 Rp795.000
K11 Rp728.000
K10 Rp662.000
K9 Rp597.000
K8 Rp530.000
K7 Rp463.000
K6 Rp398.000
K5 Rp332.000

Perbedaan harga antara Laku Emas dan Raja Emas tidak serta-merta menunjukkan perbedaan nilai kandungan emas. Harga perhiasan dapat dipengaruhi kebijakan masing-masing penjual, kadar, bentuk produk, biaya pengerjaan, dan komponen lain dalam transaksi.

Harga Emas Antam Turun Rp17.000

Sementara itu, koreksi juga terjadi pada emas batangan Antam.

Harga emas Antam pada Kamis (18/9/2025) turun Rp17.000 per gram, dari Rp2.115.000 menjadi Rp2.098.000 per gram.

Harga buyback Antam juga turun Rp17.000 menjadi Rp1.945.000 per gram.

Sehari sebelumnya, harga emas Antam sempat mencetak rekor Rp2.115.000 per gram. Rekor sebelumnya tercatat pada 11 September 2025 di level Rp2.095.000 per gram.

Untuk harga buyback, rekor sebelumnya berada di angka Rp1.942.000 per gram pada 11 September 2025.

Pergerakan harga emas batangan dan emas perhiasan tidak selalu sama karena keduanya memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda.

Mengapa Harga Emas Dunia Berbalik Turun?

Harga emas dunia sebelumnya menguat tajam hingga menyentuh rekor USD3.707,40 per ounce. Setelah itu, harga berbalik turun setelah pasar merespons keputusan terbaru The Fed.

Dolar AS yang melanjutkan koreksi turut membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi relatif lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Direktur perdagangan logam High Ridge Futures David Meger mengatakan pencapaian rekor emas berkaitan dengan ekspektasi pasar terhadap kondisi suku bunga yang lebih rendah.

Bagi pasar emas, suku bunga menjadi salah satu faktor penting. Ketika suku bunga turun, biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dapat berkurang. Sebaliknya, suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik instrumen berbasis bunga.

Meski demikian, harga emas tetap bergerak mengikuti kombinasi faktor global, termasuk kebijakan bank sentral, nilai tukar dolar AS, ekspektasi inflasi, serta sentimen investor.

Perhatikan Harga Jual dan Buyback

Bagi masyarakat yang membeli emas sebagai aset, harga jual bukan satu-satunya angka yang perlu diperhatikan. Harga buyback juga penting karena menunjukkan nilai yang ditawarkan ketika emas dijual kembali.

Pada emas batangan Antam, misalnya, harga jual berada di Rp2.098.000 per gram, sedangkan harga buyback Rp1.945.000 per gram.

Selain itu, transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam bahan yang dirujuk, tarif yang disebutkan adalah 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, dengan pajak dipotong langsung dari nilai transaksi.

Harga emas, baik perhiasan maupun batangan, dapat berubah mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan masing-masing penjual. Karena itu, harga yang tercantum perlu dipandang sebagai referensi pada waktu pembaruan data, bukan harga yang bersifat tetap. (*)

Editor : Ali Sodiqin
emas Raja Emas emas Laku Emas harga emas hari ini emas perhiasan harga emas