Harga Pangan Dipantau Ketat, Satgas Pastikan Stok Banyuwangi Tetap Aman

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB
TURUN LANGSUNG: Tim gabungan Satgas Pangan Polresta Banyuwangi bersama Bapanas RI dan Satgas Pangan Polda Jatim memantau langsung harga komoditas pangan di pasar tradisional maupun toko modern di Banyuwangi. (Satreskrim Polresta Banyuwangi)
TURUN LANGSUNG: Tim gabungan Satgas Pangan Polresta Banyuwangi bersama Bapanas RI dan Satgas Pangan Polda Jatim memantau langsung harga komoditas pangan di pasar tradisional maupun toko modern di Banyuwangi. (Satreskrim Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Harga dan stok sejumlah komoditas pangan di Banyuwangi masih dalam kondisi terkendali. Hasil monitoring gabungan Satgas Pangan Polresta Banyuwangi, Bapanas RI, dan Satgas Pangan Polda Jatim pada Minggu (13/9) memastikan tidak ada pedagang yang menjual pangan di atas ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

Monitoring tersebut sekaligus memastikan stok pangan tetap tersedia, serta memenuhi aspek keamanan dan mutu. Petugas menyasar sejumlah titik penjualan pangan, mulai Pasar Banyuwangi hingga Banyuwangi Roxy Square.

Pengawasan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026. Tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi harga dan ketersediaan pangan secara faktual.

Pengecekan diawali di Pasar Banyuwangi. Petugas mendatangi sejumlah pedagang dan memeriksa berbagai komoditas yang dijual kepada masyarakat.

Dari pasar tradisional, monitoring berlanjut ke Banyuwangi Roxy Square. Beras menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian khusus. Petugas mencocokkan harga jual di tingkat pedagang dengan ketentuan HET yang berlaku.

Untuk beras SPHP, HET wilayah Jawa ditetapkan Rp 12.500 per kilogram. Sementara untuk kemasan lima kilogram, batas harga eceran tertingginya mencapai Rp 62.500.

Hasil pengecekan menunjukkan harga beras SPHP yang ditemukan petugas tidak melampaui ketentuan tersebut.

Pengawasan juga dilakukan terhadap beras medium dan premium. HET beras medium ditetapkan Rp 13.500 per kilogram, sedangkan beras premium Rp 14.900 per kilogram.

Dari hasil monitoring, harga sejumlah komoditas yang ditemukan di lapangan masih berada dalam koridor ketentuan. Bahkan, terdapat komoditas yang dijual dengan harga di bawah HET.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi melalui Kanit V Satreskrim Polresta Banyuwangi AKP Prasetya Wicaksono mengatakan, monitoring merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang wajar.

“Dalam kegiatan kali ini, petugas juga mengecek ketersediaan stok serta aspek keamanan dan mutu pangan,” katanya.

Prasetya menegaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan komoditas pangan yang menjadi sasaran monitoring masih tersedia dan dinilai mencukupi. Petugas juga tidak menemukan pedagang yang menjual komoditas pangan melebihi HET.

“Dari hasil monitoring tidak ditemukan pedagang yang menjual komoditas pangan melebihi ketentuan HET. Tidak ditemukan pula adanya pelanggaran harga,” tegas pria yang karib disapa Pras tersebut.

Menurut Pras, pengawasan tidak berhenti pada monitoring yang dilakukan Minggu kemarin. Satgas Pangan Polresta Banyuwangi akan terus memantau perkembangan harga, stok, keamanan, dan mutu pangan secara berkala.

Pengawasan juga akan diperluas ke jalur distribusi hingga tingkat penjualan. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi potensi pelanggaran sebelum berdampak terhadap harga yang harus dibayar masyarakat.

“Satgas Pangan Polresta Banyuwangi akan melakukan monitoring secara berkala terhadap perkembangan harga, ketersediaan, keamanan, dan mutu pangan. Pengawasan juga akan menyasar jalur distribusi hingga penjualan komoditas pangan,” jelasnya.

Koordinasi dengan Bapanas RI, Satgas Pangan Polri, Satgas Pangan Polda Jatim, serta instansi terkait juga akan terus dilakukan. Sinergi lintas instansi tersebut diarahkan untuk mencegah pelanggaran sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Banyuwangi.

Dengan hasil monitoring kali ini, kondisi harga dan stok pangan di Banyuwangi masih terpantau aman. Namun, pengawasan berkala tetap diperlukan agar stabilitas tersebut terjaga dan masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga maupun praktik perdagangan yang melanggar ketentuan. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
harga pangan Banyuwangi Beras sphp stok pangan satgas pangan het beras