Cabai Rawit Masih Pedas di Kantong, Harga Rp 65 Ribu Bertahan Sepekan di Banyuwangi

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 03:00 WIB
MENUNGGU PEMBELI: Pedagang cabai dan aneka bumbu masakan menjajakan dagangan di Pasar Banyuwangi, Minggu (13/9). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
MENUNGGU PEMBELI: Pedagang cabai dan aneka bumbu masakan menjajakan dagangan di Pasar Banyuwangi, Minggu (13/9). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Harga cabai rawit di Pasar Banyuwangi belum juga turun dari level tinggi. Komoditas yang menjadi salah satu bumbu wajib dapur itu masih bertengger di kisaran Rp 65 ribu per kilogram pada Minggu (13/9), setelah mengalami kenaikan bertahap sejak pertengahan Agustus. Harga tersebut bahkan telah bertahan sekitar sepekan terakhir.

Kenaikan harga cabai rawit berlangsung cukup signifikan. Pada 17 Agustus, harga komoditas tersebut masih berada di angka Rp 44 ribu per kg. Memasuki akhir Agustus, harganya melonjak menjadi Rp 60 ribu per kg.

Kenaikan belum berhenti. Pada 7 September, harga cabai rawit kembali bergerak naik hingga menyentuh Rp 65 ribu per kg. Sejak saat itu, harga bertahan di level tersebut hingga Minggu (13/9).

Sulastri, salah satu pedagang sembako di Pasar Banyuwangi, mengatakan harga cabai rawit saat ini masih tergolong mahal. Kondisi tersebut membuat komoditas pedas itu menjadi salah satu bahan pangan yang harganya cukup tinggi di pasaran.

“Harga cabai rawit masih mahal sekarang, yaitu sebesar Rp 65 ribu per kg,” ujarnya.

Menurut Sulastri, nominal tersebut memang belum menyamai harga cabai rawit ketika mendekati momentum hari raya. Namun, jika dibandingkan dengan kondisi harga pada hari-hari biasa, Rp 65 ribu per kg tetap tergolong tinggi.

Pedagang sembako lainnya, Ardi, juga menyebut harga cabai rawit masih berada di level tinggi. Menurut dia, harga di pasaran saat ini berada di kisaran Rp 60 ribuan per kg.

“Sekarang harga cabai rawit hitungannya masih tinggi,” katanya.

Ardi menjelaskan, tingginya harga cabai rawit tidak lepas dari kondisi pasokan. Ketika pasokan berjalan stabil dan normal, harga cabai rawit biasanya berada jauh di bawah harga saat ini.

Dalam kondisi normal, lanjut dia, cabai rawit umumnya dijual sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kg. Artinya, harga Rp 65 ribu per kg saat ini masih berada jauh di atas kisaran normal tersebut.

“Dalam kondisi normal harga cabai rawit hanya sekitar Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per kg,” jelasnya.

Pergerakan harga dalam hampir satu bulan terakhir menunjukkan tekanan pada komoditas tersebut belum sepenuhnya mereda. Dari Rp 44 ribu per kg pada pertengahan Agustus, harga kini bertahan di Rp 65 ribu per kg.

Bagi pedagang dan konsumen, stabilitas pasokan menjadi kunci agar harga cabai rawit kembali mendekati level normal. Selama pasokan belum kembali stabil, cabai rawit diperkirakan masih menjadi salah satu komoditas yang harus dibeli dengan harga lebih mahal. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
cabai Banyuwangi pasokan cabai pasar banyuwangi harga cabai rawit harga sembako