RADAR BANYUWANGI — Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 3 masih berlangsung hingga September 2026. Jadi, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan pada Juli atau Agustus belum tentu gagal mendapatkan bansos. Pencairan dilakukan bertahap sehingga waktu diterima setiap keluarga bisa berbeda.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bansos tahap ketiga untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran tahap ini mulai berjalan sejak 20 Juli 2026.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerima, pengecekan dapat dilakukan menggunakan NIK 16 digit sesuai KTP. Layanan tersebut bisa diakses melalui aplikasi maupun laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan HP atau komputer.
Belum Cair pada Juli dan Agustus, Haruskah Khawatir?
Belum menerima bantuan pada dua bulan pertama periode tahap 3 bukan berarti otomatis tidak mendapatkan bansos.
Penyaluran PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap. Ada KPM yang lebih dahulu menerima bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran.
Perbedaan waktu pencairan tersebut dapat terjadi karena proses administrasi, pemutakhiran data, serta mekanisme penyaluran yang harus dilalui sebelum bantuan diterima KPM.
Karena itu, masyarakat yang merasa masih memenuhi kriteria disarankan mengecek status bansos secara berkala selama periode penyaluran tahap 3.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Lewat Aplikasi
Pengecekan status penerima dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos.
Berikut langkah-langkahnya:
-
Buka aplikasi Cek Bansos.
-
Pilih menu “Cek Bansos”.
-
Masukkan NIK sesuai KTP.
-
Klik “Cari Data”.
-
Tunggu sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika data tersedia, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima dan jenis bantuan yang tercatat.
Cara Cek Bansos Lewat Situs Kemensos
Masyarakat yang tidak menggunakan aplikasi juga bisa melakukan pengecekan melalui situs resmi Cek Bansos.
Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos
Caranya:
-
Buka browser melalui HP atau komputer.
-
Masuk ke laman resmi Cek Bansos.
-
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
-
Isi kode verifikasi atau captcha.
-
Klik “Cari Data”.
-
Periksa informasi yang ditampilkan.
Hasil pencarian dapat menunjukkan nama penerima, status penerimaan, kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta jenis bantuan yang tercatat.
Data Bansos Bisa Berubah
Masyarakat juga perlu memahami bahwa data penerima bansos tidak bersifat statis.
Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala. Perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat memengaruhi status kepesertaan bantuan.
Karena itu, seseorang yang sebelumnya tercatat sebagai penerima dapat mengalami perubahan status setelah proses pemutakhiran data.
Sebaliknya, masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum menerima bantuan juga dapat memeriksa kembali statusnya pada periode berikutnya.
PKH dan BPNT Tidak Cair Serentak
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jadwal pencairan setiap KPM tidak harus sama.
PKH dan BPNT tahap 3 mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2026. Namun, mekanisme penyaluran dilakukan bertahap sehingga penerima tidak selalu mendapatkan bantuan pada tanggal yang sama.
Dengan demikian, KPM yang belum melihat pencairan pada rekening atau belum menerima bantuan melalui mekanisme penyaluran yang ditetapkan sebaiknya tidak langsung menyimpulkan dirinya dicoret.
Langkah pertama yang paling mudah adalah mengecek status menggunakan NIK melalui kanal resmi Kemensos.
Cek Berkala hingga Akhir Periode
September menjadi bulan terakhir dalam periode penyaluran bansos tahap 3 2026. Karena proses masih berlangsung, masyarakat yang belum menerima bantuan dapat melakukan pengecekan secara berkala.
Kesimpulannya, PKH dan BPNT tahap 3 untuk periode Juli–September 2026 masih disalurkan hingga September. Pencairan dilakukan bertahap, sehingga KPM yang belum menerima bantuan pada Juli atau Agustus masih perlu mengecek statusnya melalui kanal resmi Kemensos menggunakan NIK. (*)
Editor : Ali Sodiqin