Usai Shrimp Fiesta, SPPG Sumberrejo Gencar Sajikan Udang di Menu MBG

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 02:01 WIB
SPPG Sumberrejo dan SPPG Penganjuran 2 kerap menyajikan makanan berbahan udang pada hidangan yang didistribusikan kepada penerima manfaat MBG. Ajang Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026, SPPG tersebut semakin bersemangat mengembangkan menu berbahan udang. (ISTIMEWA)
SPPG Sumberrejo dan SPPG Penganjuran 2 kerap menyajikan makanan berbahan udang pada hidangan yang didistribusikan kepada penerima manfaat MBG. Ajang Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026, SPPG tersebut semakin bersemangat mengembangkan menu berbahan udang. (ISTIMEWA)

RADAR BANYUWANGI – Semangat mengenalkan udang sebagai sumber pangan bergizi tak berhenti setelah Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 berakhir. Di dapur SPPG Sumberrejo dan SPPG Penganjuran 2, olahan udang justru makin digencarkan untuk masuk dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungan Yayasan Nyembur Welas Sejati itu sejatinya telah menyajikan menu berbahan udang kepada penerima manfaat MBG. Namun, gelaran Shrimp Fiesta membuat upaya mengenalkan pangan hasil perikanan tersebut semakin mendapat dorongan.

Sekretaris Yayasan Nyembur Welas Sejati Yunieta Nurcahyani Indrasari mengatakan, udang sebelumnya sudah menjadi salah satu bahan menu MBG yang disajikan pihaknya.

“Memang sebelumnya kami sudah memberikan menu udang di MBG. Dengan adanya Shrimp Fiesta ini, kami semakin semangat untuk mengembangkan dan mengenalkan menu udang,” ujar Yunieta.

Menurut dia, udang memiliki potensi besar sebagai sumber protein yang dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Tantangannya adalah menghadirkan menu yang menarik bagi anak-anak sekaligus tetap mendukung kebutuhan gizi mereka.

Karena itu, pengembangan olahan udang menjadi salah satu upaya agar anak-anak tidak hanya mengenal udang sebagai makanan laut, tetapi juga terbiasa mengonsumsi sumber protein dari hasil perikanan.

Momentum Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 dinilai semakin menguatkan pesan tersebut. Festival yang digelar di kawasan Car Free Day depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Minggu (30/8), tidak hanya mengenalkan udang dari sisi kuliner.

Ajang tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi udang Banyuwangi dari aspek ekonomi sekaligus kandungan gizinya.

Yunieta menilai, bahan pangan hasil perikanan seperti udang memiliki posisi penting dalam membangun kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi sejak usia dini. Karena itu, semangat yang muncul dari festival diharapkan bisa diteruskan dalam keseharian anak-anak melalui menu MBG.

“Semangatnya bukan hanya saat festival. Kami berharap anak-anak semakin familiar dengan beragam pangan bergizi dari hasil perikanan melalui menu MBG,” ungkapnya.

Bagi Yayasan Nyembur Welas Sejati, keberadaan udang dalam menu MBG sekaligus menjadi bentuk pengenalan pangan lokal yang kaya potensi. Olahan yang dibuat beragam diharapkan dapat membuat anak-anak lebih mudah menerima menu berbahan udang.

Dengan begitu, gaung Banyuwangi Shrimp Fiesta tidak berhenti ketika panggung festival dibongkar. Pesannya justru diteruskan dari dapur SPPG ke meja makan penerima manfaat MBG: mengenalkan udang, menikmati rasanya, sekaligus mendapatkan manfaat gizinya. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
SPPG Banyuwangi udang Banyuwangi Menu udang MBG Banyuwangi Shrimp Fiesta Makan Bergizi Gratis