RADAR BANYUWANGI - Harga sejumlah bahan pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional masih berada pada level tinggi. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp66.350 per kilogram (kg).
Pada catatan yang dilansir di Jakarta, Selasa (18/8) pukul 09.50 WIB, telur ayam ras juga berada di harga Rp28.200 per kg. Dua komoditas tersebut menjadi bagian dari sejumlah bahan pangan yang pergerakan harganya terus menjadi perhatian masyarakat.
“Harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp66.350 per kilogram (kg),” demikian catatan PIHPS yang menjadi rujukan data harga pangan nasional.
Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, harga bawang merah tercatat Rp40.700 per kg. Sementara bawang putih berada di angka Rp41.100 per kg.
Pada kelompok beras, PIHPS mencatat harga beras kualitas bawah I dan kualitas bawah II sama-sama Rp15.250 per kg. Beras kualitas medium I berada di Rp16.550 per kg, sedangkan medium II Rp16.150 per kg.
Untuk beras kualitas super, harga super I tercatat Rp17.550 per kg. Sementara beras kualitas super II berada di Rp15.250 per kg.
Komoditas cabai lainnya juga menunjukkan harga yang cukup tinggi. Cabai merah besar tercatat Rp44.550 per kg, cabai merah keriting Rp49.100 per kg, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp49.750 per kg.
Di sektor protein hewani, daging ayam ras segar berada di harga Rp39.200 per kg. Harga daging sapi kualitas I tercatat Rp151.150 per kg, sementara kualitas II berada di Rp148.200 per kg.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium mencapai Rp21.450 per kg. Adapun gula pasir lokal berada pada Rp19.250 per kg.
Harga minyak goreng juga masih berada pada kisaran cukup tinggi. Minyak goreng curah tercatat Rp20.150 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada di Rp23.950 per liter, sedangkan kemasan bermerek II Rp23.450 per liter.
Data tersebut menunjukkan harga pangan di tingkat eceran nasional masih cukup beragam antarjenis komoditas. Cabai dan daging sapi menjadi beberapa komoditas dengan harga relatif tinggi, sementara beras, gula, telur, serta minyak goreng juga menjadi bagian penting dalam belanja kebutuhan rumah tangga.
Bagi konsumen, perkembangan harga komoditas strategis tersebut menjadi informasi penting, terutama dalam menentukan anggaran belanja harian. Data PIHPS juga dapat menjadi salah satu rujukan untuk melihat dinamika harga pangan secara nasional.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara