Tak Cuma Cantik, Ini Tren Tekstil Interior yang Banyak Dipilih Warga Banyuwangi

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 01:00 WIB
SESUAI KEBUTUHAN: Konsumen memilih kain gorden di Laris Textile Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
SESUAI KEBUTUHAN: Konsumen memilih kain gorden di Laris Textile Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Rumah tak lagi sekadar tempat pulang. Ketika hunian makin berkembang, perhatian warga Banyuwangi terhadap kenyamanan dan tampilan interior ikut meningkat. Gorden, vitrage, hingga sprei kini menjadi bagian penting untuk membuat rumah terasa lebih nyaman sekaligus memiliki karakter.

Perubahan tersebut turut dirasakan pelaku usaha tekstil interior di Banyuwangi. Owner Laris Textile Banyuwangi Fahmi mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap produk tekstil untuk hunian menunjukkan tren peningkatan.

Menurut dia, kesadaran masyarakat terhadap fungsi tekstil dalam interior rumah semakin tinggi. Produk tekstil tidak hanya dipilih untuk menutup jendela atau memenuhi kebutuhan tempat tidur, tetapi juga dipertimbangkan sebagai elemen yang memperkuat estetika ruangan.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat Banyuwangi terhadap tekstil untuk hunian semakin meningkat. Masyarakat semakin sadar bahwa tekstil memiliki peran penting untuk membuat rumah menjadi lebih nyaman dan menarik,” ujar Fahmi.

Sejumlah produk yang banyak dicari antara lain kain gorden, vitrage, serta kain untuk kebutuhan interior seperti bahan sprei. Pemilihan produk tersebut umumnya disesuaikan dengan ukuran ruangan, konsep interior, fungsi, hingga anggaran pemilik rumah.

Tipe Rumah Berbeda, Pilihan Kain Tak Bisa Disamakan

Kebutuhan tekstil interior juga tidak bisa dilepaskan dari karakter hunian. Rumah tipe 36, misalnya, memiliki keterbatasan ruang sehingga pemilihan kain biasanya lebih mengutamakan kesan ringan dan tidak membuat ruangan terasa penuh.

Warna natural dan lembut menjadi salah satu pilihan yang dinilai sesuai. Warna tersebut dapat membantu menghadirkan kesan ruangan yang lebih terang, luas, dan nyaman.

Sementara itu, rumah dengan ukuran lebih besar atau hunian komersial memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas. Pemilik dapat memilih motif, tekstur, maupun kombinasi warna yang lebih beragam selama tetap selaras dengan konsep interior.

“Setiap hunian memiliki kebutuhan yang berbeda. Untuk tipe 36, biasanya lebih mengutamakan kain yang praktis, ringan, dan warna yang mudah membuat ruangan terasa luas. Sedangkan untuk rumah yang lebih besar, pilihan kain dan desainnya bisa lebih banyak disesuaikan dengan konsep interior,” jelas Fahmi.

Meski begitu, perbedaan ukuran rumah tidak otomatis membuat pemilik harus memilih bahan dengan harga lebih mahal. Faktor utama justru terletak pada kesesuaian kualitas bahan dengan fungsi ruangan.

Fahmi menilai aspek fungsional dan estetika harus berjalan beriringan. Bahan berkualitas tidak selalu identik dengan harga tinggi, selama pemilihannya tepat sesuai kebutuhan.

“Kami memandang aspek fungsional harus dipadukan dengan aspek estetika. Kualitas bahan harus disesuaikan dengan penggunaannya. Tidak harus memilih yang mahal, yang penting kualitas dan fungsinya sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Warna Natural Masih Jadi Favorit

Dari sisi warna, tren tekstil interior saat ini cenderung bergerak ke pilihan yang lebih natural dan lembut. Warna cream, cokelat muda, abu-abu, serta berbagai warna soft banyak diminati karena relatif mudah dipadukan dengan beragam konsep interior.

Pilihan warna tersebut juga dinilai cocok untuk menciptakan suasana rumah yang lebih tenang dan tidak mudah terlihat ketinggalan zaman.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Laris Textile Banyuwangi menyediakan beragam pilihan tekstil interior. Mulai kain gorden, vitrage, hingga berbagai pilihan kain sprei tersedia untuk disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing hunian.

Pilihan sprei juga mencakup produk lokal maupun sprei Jepang. Keberagaman tersebut membuat konsumen memiliki lebih banyak alternatif berdasarkan desain, bahan, fungsi, dan anggaran.

Fahmi mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan harga atau tampilan sebagai satu-satunya pertimbangan ketika memilih tekstil rumah.

“Yang penting jangan hanya melihat harga atau tampilannya saja. Pilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsi ruangan. Dengan begitu, rumah tetap nyaman dan menarik tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan,” bebernya. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
tekstil interior gorden Banyuwangi sprei Banyuwangi interior rumah Laris Textile