Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Naik, Belanja Rumah Tangga Makin Berat

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Harga cabai rawit merah dan telur ayam ras menembus Rp72.400 dan Rp31.650 per kilogram. (Pexels/tsaqif ss)
Harga cabai rawit merah dan telur ayam ras menembus Rp72.400 dan Rp31.650 per kilogram. (Pexels/tsaqif ss)

RADAR BANYUWANGI - Harga sejumlah komoditas pangan strategis masih menjadi perhatian masyarakat.

Dua komoditas yang harganya cukup tinggi adalah cabai rawit merah dan telur ayam ras.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional tercatat Rp72.400 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras mencapai Rp31.650 per kilogram.

Data tersebut dilansir di Jakarta pada Senin (10/8) pukul 10.00 WIB. Tingginya harga kedua komoditas tersebut berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga. 

Terutama bagi masyarakat yang setiap hari membutuhkan bahan pangan tersebut untuk kebutuhan konsumsi.

Selain cabai rawit merah dan telur, sejumlah komoditas lain juga berada pada level harga yang cukup tinggi.

Bawang merah misalnya, tercatat Rp48.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih berada di angka Rp42.750 per kilogram.

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat harga beras kualitas bawah I sebesar Rp16.100 per kilogram dan kualitas bawah II Rp15.600 per kilogram.

Beras medium I berada di harga Rp17.500 per kilogram, sedangkan medium II Rp16.750 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I tercatat Rp18.800 per kilogram dan kualitas super II Rp18.100 per kilogram.

Di kelompok aneka cabai, harga cabai merah besar mencapai Rp56.100 per kilogram.

Cabai merah keriting berada di angka Rp65.300 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau tercatat Rp44.400 per kilogram.

Kondisi serupa terlihat pada komoditas protein hewani. Harga daging ayam ras segar tercatat Rp45.600 per kilogram.

Untuk daging sapi, kualitas I berada di harga Rp149.400 per kilogram, sedangkan kualitas II Rp142.850 per kilogram.

Harga gula pasir juga masih cukup tinggi. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.700 per kilogram.

Pada komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp21.300 per liter.

Minyak goreng kemasan bermerek I berada di harga Rp25.950 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.650 per liter.

Deretan harga tersebut menunjukkan kebutuhan dapur masyarakat masih membutuhkan alokasi anggaran yang cukup besar.

Kenaikan atau bertahannya harga komoditas utama, khususnya cabai dan telur, dapat langsung terasa dalam pengeluaran harian rumah tangga.

Bagi konsumen, perubahan harga pangan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam mengatur belanja.

Sementara bagi pedagang dan pelaku usaha makanan, harga bahan baku yang tinggi juga dapat memengaruhi biaya operasional dan harga jual produk.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
harga pangan terbaru harga cabai rawit merah PIHPS Nasional harga telur ayam harga bahan pokok