RADAR BANYUWANGI – Setelah melalui proses pencarian lokasi yang cukup panjang, pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, akhirnya dimulai. Sejak Sabtu (1/8), alat berat mulai mengeruk lahan yang akan menjadi pusat aktivitas koperasi di atas tanah kas kelurahan di samping rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
Pembangunan ini menjadi titik awal bagi KDKMP Klatak yang sebelumnya sempat tertinggal dibandingkan koperasi serupa di wilayah lain. Di sejumlah desa dan kelurahan di Banyuwangi, pembangunan gedung bahkan telah rampung, sebagian sudah beroperasi dan menghasilkan omzet, sementara beberapa lainnya masih menunggu tahap operasional.
Pantauan di lokasi pada Senin (3/8) menunjukkan proses pembangunan masih berada pada tahap awal. Sebuah alat berat tampak meratakan sekaligus mengeruk tanah yang sebelumnya difungsikan sebagai lapangan. Tahapan tersebut menjadi persiapan sebelum pembangunan fisik gedung dimulai.
Kepala Kelurahan Klatak, Ali Murtadho, mengatakan pembangunan baru dapat dilaksanakan setelah pemerintah kelurahan memastikan lokasi yang paling strategis untuk mendukung operasional koperasi ke depan.
"Mulai dibangun dua hari lalu. Saat ini masih tahap awal, yakni pengerukan tanah sebelum proses pembangunan dilanjutkan," ujarnya.
Menurut Ali, lokasi yang dipilih merupakan aset tanah kas milik Kelurahan Klatak yang berada di dekat rusunawa. Selain mudah dijangkau masyarakat, lahan tersebut dinilai memiliki potensi terbaik untuk mendukung aktivitas ekonomi yang akan dijalankan KDKMP.
Ia mengakui Kelurahan Klatak menjadi salah satu wilayah yang memulai pembangunan gedung KDKMP lebih lambat dibandingkan daerah lain. Keterlambatan itu terjadi karena proses penentuan lokasi membutuhkan kajian agar aset yang digunakan benar-benar memberikan manfaat optimal.
Kelurahan Klatak memiliki sekitar empat bidang tanah kas yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan. Seluruh alternatif tersebut sempat dipertimbangkan sebelum akhirnya diputuskan memilih lahan di sisi rusunawa.
"Kami sebelumnya mencari aset tanah kas yang paling strategis. Sebenarnya ada sekitar empat lokasi yang kami ajukan, tetapi akhirnya dipilih lahan yang berada di dekat rusunawa untuk dibangun KDKMP," katanya.
Pemerintah kelurahan berharap pembangunan gedung dapat berjalan sesuai jadwal sehingga KDKMP Klatak segera beroperasi. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui berbagai layanan usaha, sekaligus memperkuat pemberdayaan warga di tingkat kelurahan.
Dengan dimulainya pembangunan fisik, KDKMP Klatak diharapkan segera menyusul daerah lain yang telah lebih dulu menjalankan aktivitas koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis masyarakat. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin