Ipuk Tantang HIPMI Banyuwangi Cetak Pengusaha Muda Penopang Ekonomi Daerah

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:06 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyalami pengurus HIPMI Banyuwangi usai pelantikan. (banyuwangikab.go.id)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyalami pengurus HIPMI Banyuwangi usai pelantikan. (banyuwangikab.go.id)

RADAR BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menantang generasi muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk tampil sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Di tengah tekanan ekonomi global, pengusaha muda dinilai memiliki peran strategis menciptakan inovasi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Banyuwangi.

Pesan tersebut disampaikan Ipuk saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Banyuwangi periode 2026–2029 di Pendopo Sabha Swagata, Kamis malam (31/7/2026). Pada kesempatan itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf melantik Dio Arli Rahadi sebagai Ketua BPC HIPMI Banyuwangi didampingi Wakil Ketua Umum Arvy Rizaldy.

Mengawali sambutannya, Ipuk menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru sekaligus mengingatkan bahwa amanah tersebut bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi.

"Selamat kepada Pengurus HIPMI yang terpilih dan selamat bertugas," ujar Ipuk.

Menurutnya, pelantikan pengurus HIPMI harus menjadi titik awal lahirnya berbagai terobosan yang mampu memperkuat fondasi ekonomi Banyuwangi. Organisasi pengusaha muda tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan pelaku usaha tangguh sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.

"Anak muda adalah motor penggerak perekonomian daerah. Karenanya HIPMI harus menjadi lokomotif lahirnya inovasi, lapangan kerja, dan kemandirian ekonomi daerah. Hadapilah tantangan ke depan dengan data, jejaring, inovasi, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan," tegasnya.

Dalam sambutannya, Ipuk juga menyoroti situasi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian akibat dinamika geopolitik, volatilitas pasar, hingga terganggunya rantai pasok dunia. Meski demikian, Banyuwangi mampu menunjukkan performa ekonomi yang tetap kuat.

Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tercatat mencapai 5,65 persen, melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur sebesar 5,33 persen maupun nasional yang berada di angka 5,11 persen. Di saat yang sama, angka kemiskinan turun dari 6,54 persen menjadi 6,13 persen.

Capaian positif itu semakin diperkuat dengan keberhasilan Banyuwangi mencatat inflasi terendah di Jawa Timur pada Mei 2026, yakni sebesar 1,00 persen.

"Nilai inflasi ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat Banyuwangi masih terjaga. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah kita cukup kuat. Ini menjadi modal bagi kita untuk terus berkolaborasi mendorong perekonomian daerah," kata Ipuk.

Bupati berharap kepengurusan baru HIPMI Banyuwangi mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk mencetak lebih banyak pengusaha muda yang adaptif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi. Organisasi ini juga didorong memperluas program inkubasi bisnis dan mentoring guna melahirkan wirausaha baru.

Selain itu, HIPMI diharapkan memperkuat sinergi dengan pelaku UMKM, petani, dan nelayan sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati sektor usaha besar, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.

"Serta mendorong inovasi, digitalisasi, dan efisiensi usaha hingga mendorong wirausaha sosial yang berakhlak dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf mengapresiasi perkembangan Banyuwangi yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan nasional maupun global.

Ia berharap kepengurusan HIPMI Banyuwangi semakin solid serta terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

"Banyuwangi sangat maju perkembangannya. Semoga HIPMI Banyuwangi makin solid dan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus HIPMI dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kehadiran mereka menjadi simbol penguatan jejaring antarpengusaha muda sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Banyuwangi dan Jawa Timur. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : banyuwangikab.go.id
ekonomi banyuwangi pelantikan HIPMI bupati ipuk pengusaha muda Hipmi Banyuwangi