RADAR BANYUWANGI – Biaya membangun rumah maupun proyek konstruksi masih menjadi perhatian masyarakat pada akhir Juli 2026. Harga material bangunan hari ini, Jumat (31/7/2026), menunjukkan adanya penyesuaian pada sejumlah komoditas utama, seiring kenaikan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) kelompok bahan bangunan secara nasional sebesar 1,32 persen.
Kenaikan tersebut membuat beberapa material pokok seperti semen, besi beton, keramik, hingga pasir bergerak lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, besaran harga di lapangan masih berbeda-beda tergantung wilayah, biaya distribusi, merek, hingga kapasitas pembelian.
Bagi masyarakat yang berencana membangun rumah, melakukan renovasi, atau mengerjakan proyek konstruksi, mengetahui perkembangan harga material menjadi langkah penting untuk menyusun anggaran secara lebih akurat.
Semen Masih Jadi Material Favorit
Semen Portland kemasan 50 kilogram masih menjadi material yang paling banyak digunakan dalam pembangunan rumah.
Pada perdagangan hari ini, harga semen berada di kisaran:
-
Rp55.000–Rp65.000 per sak
Perbedaan harga dipengaruhi oleh merek, lokasi distribusi, hingga biaya angkut ke daerah.
Besi Beton Mengalami Penyesuaian
Harga besi beton juga masih bergerak mengikuti kondisi pasar baja nasional.
Berikut kisaran harga terbaru:
-
Besi beton Ø 8 mm: Rp39.000–Rp48.000 per batang
-
Besi beton Ø 10 mm: Rp62.000–Rp75.000 per batang
Material ini menjadi salah satu komponen dengan kontribusi terbesar terhadap biaya pembangunan struktur rumah.
Bata Merah dan Hebel Tetap Jadi Pilihan
Untuk material dinding, masyarakat masih memilih antara bata merah maupun bata ringan (hebel).
Harga terbaru meliputi:
-
Bata merah: Rp600–Rp900 per buah
-
Bata ringan (hebel): Rp650.000–Rp750.000 per meter kubik
Bata ringan tetap diminati karena pemasangannya lebih cepat dan bobotnya lebih ringan dibanding bata konvensional.
Harga Keramik dan Pasir
Material finishing juga mengalami penyesuaian harga.
Keramik lantai ukuran 40 x 40 sentimeter kini dijual di kisaran:
-
Rp45.000–Rp60.000 per dus
Sementara itu, harga pasir pasang berada pada kisaran:
-
Rp170.000–Rp250.000 per meter kubik
Besarnya selisih harga dipengaruhi kualitas material serta lokasi pengambilan pasir.
Material Bangunan Lain yang Beredar di Pasaran
Selain material utama, sejumlah bahan bangunan lain juga menjadi acuan masyarakat dalam menghitung biaya pembangunan rumah.
Berikut kisaran harga pasar nasional per 31 Juli 2026:
| Material | Kisaran Harga |
|---|---|
| Batu split | Rp240.000–Rp330.000/m³ |
| Batu kali | Rp240.000–Rp320.000/m³ |
| Batu pondasi | Rp280.000–Rp380.000/m³ |
| Baja ringan C75 | Rp110.000–Rp155.000/batang |
| Hollow galvanis 4x4 | Rp85.000–Rp125.000/batang |
| Triplek 9 mm | Rp170.000–Rp240.000/lembar |
| Triplek 12 mm | Rp220.000–Rp310.000/lembar |
| Gypsum 9 mm | Rp75.000–Rp115.000/lembar |
| Papan GRC | Rp95.000–Rp150.000/lembar |
| Kawat bendrat | Rp24.000–Rp35.000/kg |
| Paku 5 cm | Rp24.000–Rp35.000/kg |
| Cat tembok 25 kg | Rp290.000–Rp520.000/ember |
| Cat waterproof | Rp280.000–Rp500.000/pail |
| Pipa PVC 3 inci | Rp130.000–Rp220.000/batang |
| Toren air 1.000 liter | Rp1,8 juta–Rp3 juta/unit |
Faktor yang Memengaruhi Harga
Pelaku usaha bahan bangunan menyebut sejumlah faktor masih menjadi penentu harga material sepanjang 2026.
Di antaranya adalah:
-
harga bahan baku seperti baja dan semen;
-
biaya energi produksi;
-
ongkos distribusi;
-
permintaan sektor properti dan proyek infrastruktur;
-
kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Karena itu, harga di setiap daerah dapat berbeda meskipun tren nasional relatif sama.
Masyarakat Disarankan Membandingkan Harga
Bagi masyarakat yang akan membangun rumah atau melakukan renovasi, membandingkan harga di beberapa toko bangunan menjadi langkah yang dapat menghemat biaya proyek.
Selain mempertimbangkan harga, konsumen juga disarankan memperhatikan kualitas material, merek, standar mutu, serta biaya pengiriman agar anggaran pembangunan tetap efisien dan hasil konstruksi memiliki daya tahan yang optimal.
Editor : Ali SodiqinCatatan: Kisaran harga di atas merupakan rata-rata pasar nasional per 31 Juli 2026. Harga riil dapat berbeda di setiap daerah, tergantung distribusi, merek, volume pembelian, dan kebijakan masing-masing toko bangunan.