RADAR BANYUWANGI – Setelah sempat terpuruk dalam beberapa pekan terakhir, harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Srono, Banyuwangi, kembali merangkak naik. Cabai rawit, daging ayam broiler, hingga telur ayam ras mengalami kenaikan signifikan seiring meningkatnya permintaan, salah satunya setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan usai libur panjang sekolah.
Pantauan di Pasar Srono, Rabu (30/7), harga cabai rawit yang pekan lalu masih berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram (kg), kini naik menjadi Rp 50 ribu per kg. Kenaikan ini terjadi di tengah mulai pulihnya aktivitas perdagangan dan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Lonjakan lebih tinggi terjadi pada daging ayam broiler. Komoditas yang pada awal Juli sempat anjlok hingga Rp 20 ribu per kg kini sudah menembus Rp 32 ribu per kg.
Salah seorang pedagang Pasar Srono, Kholilah, mengatakan kenaikan harga ayam dipicu meningkatnya permintaan setelah program Makan Bergizi Gratis kembali dilaksanakan.
"Harga daging ayam naik setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan," ujarnya.
Kondisi serupa juga terjadi pada telur ayam ras. Setelah sempat jatuh ke level Rp 20 ribu per kg saat libur panjang akhir tahun ajaran 2025/2026, kini harganya kembali naik menjadi Rp 24 ribu per kg.
Meski demikian, tidak semua bahan pangan mengalami kenaikan. Beberapa komoditas justru menunjukkan tren penurunan harga sehingga sedikit meringankan beban belanja masyarakat.
Pedagang Pasar Srono lainnya, Sasmito, mengatakan harga bawang merah kini turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu per kg. Sementara bawang putih yang sebelumnya dijual Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kg, kini juga turun menjadi Rp 30 ribu per kg.
"Tidak semua naik, ada juga bahan dapur yang turun harga," katanya.
Pedagang berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil dalam beberapa pekan ke depan. Sebab, fluktuasi harga yang terlalu tajam dinilai menyulitkan pedagang maupun masyarakat dalam mengatur kebutuhan belanja harian. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin