RADAR BANYUWANGI - Harga beras di pasar tradisional pada Kamis (30/4/2026) masih menunjukkan tren stabil meski sejumlah komoditas pangan lain mengalami fluktuasi. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga beras kualitas bawah hingga premium tidak mengalami perubahan signifikan, sementara cabai rawit merah turun tajam dan minyak goreng justru kembali menguat.
Stabilnya harga beras menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah pergerakan harga kebutuhan pokok lainnya. Di sisi lain, perubahan harga cabai, minyak goreng, hingga komoditas protein hewani menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga.
Berdasarkan data PIHPS Nasional, beras kualitas bawah I masih diperdagangkan di Rp14.550 per kilogram dan tidak mengalami perubahan dibanding hari sebelumnya.
Sementara itu, beras kualitas bawah II turun tipis sekitar Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.500 per kilogram.
Pada kelompok beras kualitas menengah, beras medium I tercatat Rp16.050 per kilogram setelah turun Rp50. Adapun beras medium II bertahan di Rp15.950 per kilogram tanpa perubahan berarti.
Untuk kategori premium, harga juga relatif stabil. Beras kualitas super I dijual Rp17.350 per kilogram, sedangkan super II berada di Rp16.900 per kilogram.
Cabai Rawit Merah Turun Tajam
Pergerakan harga lebih terasa pada komoditas hortikultura, khususnya cabai.
Cabai merah besar justru mengalami kenaikan menjadi Rp49.050 per kilogram, naik sekitar Rp550.
Sebaliknya, beberapa jenis cabai lainnya mengalami penurunan. Cabai merah keriting turun menjadi Rp46.150 per kilogram, cabai rawit hijau menjadi Rp48.550 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah mencatat penurunan paling besar menjadi Rp58.650 per kilogram, atau turun sekitar Rp6.100 dibanding sebelumnya.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang turun menjadi Rp45.650 per kilogram, sementara bawang putih ukuran sedang turun menjadi Rp39.200 per kilogram.
Daging dan Telur Ikut Melemah
Harga komoditas protein hewani juga cenderung bergerak turun.
Daging ayam ras segar kini dijual Rp38.850 per kilogram setelah turun sekitar Rp400.
Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di Rp147.650 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp139.750 per kilogram. Keduanya mengalami penurunan tipis.
Adapun telur ayam ras segar juga turun menjadi Rp31.500 per kilogram.
Gula Stabil, Minyak Goreng Naik
Pada kelompok gula, harga masih relatif stabil.
Gula pasir premium bertahan di Rp20.250 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal turun tipis menjadi Rp19.200 per kilogram.
Berbeda dengan komoditas lainnya, minyak goreng justru menunjukkan tren kenaikan.
Minyak goreng curah naik menjadi Rp20.650 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.800 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek II berada di Rp22.900 per kilogram.
Harga Beras Masih Jadi Penopang Stabilitas
Stabilnya harga beras di tengah fluktuasi sejumlah komoditas pangan menjadi indikator positif bagi pasar tradisional. Sebagai bahan pangan utama masyarakat Indonesia, pergerakan harga beras memiliki pengaruh besar terhadap daya beli maupun inflasi pangan.
Meski demikian, perubahan harga cabai, minyak goreng, dan sejumlah bahan pokok lainnya tetap perlu dipantau karena dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga dalam beberapa pekan ke depan apabila tren tersebut terus berlanjut. (*)
Editor : Ali Sodiqin