RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah memastikan penyelesaian kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh tidak akan menjadi beban langsung bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyiapkan skema pembiayaan khusus agar penyelesaian kewajiban finansial proyek strategis tersebut tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas fiskal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah berkomitmen menekan penggunaan dana APBN semaksimal mungkin dalam proses pembayaran utang proyek Whoosh. Menurut dia, pengelolaan pembiayaan akan dilakukan melalui instrumen yang berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan.
"Whoosh itu walaupun APBN di pemerintah, tapi kan kita kecilkan semaksimal mungkin dana APBN yang dipakai yang bayar Whoosh, tapi dikelola oleh kami," ujar Purbaya, Kamis (23/7/2026), dikutip Antara.
Meski demikian, Purbaya belum mengungkap secara rinci sumber pendanaan maupun mekanisme yang akan digunakan untuk merestrukturisasi kewajiban utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Ia hanya memberi sinyal bahwa pemerintah akan mengandalkan instrumen pembiayaan di luar APBN.
Salah satu opsi yang disiapkan adalah mengoptimalkan peran Special Mission Vehicle (SMV) yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Keuangan. Menurutnya, keberadaan sejumlah SMV dapat dimanfaatkan sebagai instrumen pendukung dalam skema pembiayaan tersebut.
"Enggak, kan saya punya banyak SMV (Special Mission Vehicle)," kata Purbaya.
Di sisi lain, pemerintah juga meluruskan spekulasi mengenai kemungkinan penggunaan dana hasil penerbitan Panda Bond untuk membiayai kewajiban utang Whoosh. Purbaya menegaskan, penerbitan surat utang tersebut saat ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan defisit APBN.
Dengan demikian, Panda Bond belum diarahkan sebagai sumber pendanaan langsung bagi penyelesaian kewajiban proyek kereta cepat.
"Ini kan (Panda Bond) untuk menutup defisit kita. Nanti ke depan apakah pakai itu, nanti kita lihat seperti apa," ujarnya.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara