RADAR BANYUWANGI – Mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat literasi ekonomi syariah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember menghadirkan konsep berbeda melalui SCF Waqf Run 5K. Tak hanya mengajak ratusan peserta berlari sejauh lima kilometer, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Sekarkijang Creative Fest (SCF) x Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 itu juga diwujudkan dalam aksi nyata berupa penyaluran wakaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejak Minggu (19/7) pagi, kawasan Taman Blambangan dipenuhi ratusan peserta yang mengikuti Waqf Run 5K dengan mengusung semangat Gerakan Sadar Wakaf. Selain komunitas lari dan masyarakat umum, kegiatan tersebut juga diikuti Kepala KPwBI Jember Iqbal Reza Nugraha, Deputi Kepala Perwakilan BI Jember Achmad, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Dwi Handayani, serta perwakilan Polresta Banyuwangi.
Kepala KPwBI Jember Iqbal Reza Nugraha mengatakan, Waqf Run merupakan inovasi Bank Indonesia untuk mengenalkan wakaf kepada masyarakat melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, olahraga dan wakaf memiliki tujuan yang sama, yakni membangun kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
"Melalui Waqf Run, kami ingin mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat sekaligus memahami bahwa wakaf bukan hanya ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi syariah yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Ketika masyarakat sehat, produktivitas meningkat. Ketika budaya berwakaf tumbuh, manfaatnya akan terus mengalir untuk pembangunan umat," ujar Iqbal.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi daerah tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan usaha dan investasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pola hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan penguatan instrumen sosial keagamaan agar pembangunan semakin inklusif.
"Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan dan berbagi melalui wakaf merupakan investasi yang sama-sama bernilai. Keduanya akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi diri sendiri maupun masyarakat luas," katanya.
Tak berhenti pada kampanye, BI Jember juga merealisasikan wakaf produktif berupa bantuan program pemberdayaan ayam petelur untuk bunda yatim yang dikelola Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di atas panggung sebagai bentuk pemanfaatan wakaf yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Dwi Handayani mengapresiasi kolaborasi yang terus dibangun BI Jember bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Jember yang terus berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi. Melalui Waqf Run 5K ini, masyarakat diajak hidup sehat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi melalui wakaf. Sinergi seperti ini sangat positif karena mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan daerah," ujarnya.
Kemeriahan Waqf Run 5K juga diwarnai dengan pengundian berbagai hadiah. Seorang peserta beruntung membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik, sementara puluhan hadiah menarik lainnya dibagikan hingga akhir acara.
Melalui kolaborasi dengan Banyuwangi Ethno Carnival, Bank Indonesia Jember berharap Sekarkijang Creative Fest tidak hanya menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif daerah, tetapi juga mampu membangun budaya hidup sehat, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin