RADARBANYUWANGI.ID – Panggung Gesibu Blambangan menjadi arena ajang pencarian bakat bagi generasi muda dalam Grand Final Sekarkijang Got Talent 2026, Sabtu (18/7/2026) malam.
Kegiatan hasil kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi itu menjadi salah satu rangkaian Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 yang bersinergi dengan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.
Sebanyak 10 finalis terbaik menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri dan ratusan penonton. Beragam bakat ditampilkan, mulai dari tarik suara, tari, hingga stand-up comedy.
Penampilan para finalis menunjukkan potensi besar generasi muda di wilayah Sekarkijang atau Karesidenan Besuki dalam bidang seni dan ekonomi kreatif.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Ahmad mengatakan, ajang pencarian bakat tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan mengembangkan potensinya.
"Melalui ajang ini kami ingin memberikan panggung bagi talenta-talenta muda agar berani berkarya, berinovasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kreativitas merupakan salah satu modal penting dalam membangun ekonomi kreatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah," ujarnya.
Menurut Ahmad, pengembangan sumber daya manusia kreatif menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah. Karena itu, Bank Indonesia terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan yang menghubungkan sektor seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
"Sinergi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat daya tarik Banyuwangi sebagai daerah yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga melahirkan generasi kreatif yang mampu menggerakkan perekonomian daerah," ujar Ahmad.
Editor : Lugas Rumpakaadi