Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Logistik Kereta Api Kian Diminati, KAI Daop 5 Purwokerto Angkut Hampir 691 Ribu Ton Barang dalam Enam Bulan

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:59 WIB
Distribusi BBM nasional semakin mengandalkan kereta api. (Antara)
Distribusi BBM nasional semakin mengandalkan kereta api. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Layanan logistik berbasis kereta api semakin mendapat kepercayaan pelaku usaha. Hal itu tercermin dari kinerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto yang berhasil mengangkut 690.704 ton barang selama Semester I 2026. Capaian tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 684.483 ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan moda kereta api tetap menjadi pilihan dalam mendukung distribusi barang nasional. Selain memiliki kapasitas angkut besar, kereta api dinilai mampu menghadirkan layanan logistik yang lebih aman, efisien, tepat waktu, sekaligus ramah lingkungan dibandingkan angkutan darat berbasis jalan raya.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As'ad Habibuddin mengatakan, meningkatnya volume angkutan mencerminkan bertambahnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api.

"Angkutan barang melalui kereta api terus menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena mampu menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan andal. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan," ujarnya, Sabtu (18/7/2026), dikutip Antara.

Selama Januari hingga Juni 2026, komoditas yang diangkut didominasi barang-barang strategis penunjang aktivitas ekonomi nasional. Semen menjadi penyumbang terbesar dengan volume 375.920 ton atau sekitar 54,4 persen dari total angkutan barang.

Di posisi berikutnya terdapat bahan bakar minyak (BBM) dan avtur sebanyak 300.405 ton atau sekitar 43,5 persen. Sementara itu, angkutan pupuk mencapai 10.050 ton atau sekitar 1,5 persen, sedangkan komoditas ritel sebanyak 4.329 ton atau sekitar 0,6 persen.

Besarnya porsi angkutan semen dan BBM menunjukkan kereta api masih menjadi moda penting dalam menopang distribusi komoditas strategis yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur maupun kebutuhan energi nasional.

As'ad menjelaskan, pertumbuhan layanan angkutan barang terus dijaga melalui peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, kelancaran operasional, serta keandalan sarana dan prasarana pendukung.

Selain mampu mengangkut barang dalam jumlah besar, kereta api juga menawarkan efisiensi operasional dan jadwal perjalanan yang lebih teratur sehingga memberikan kepastian waktu pengiriman bagi pengguna jasa logistik.

Kinerja tersebut turut diperkuat dengan capaian On Time Performance (OTP) yang tetap tinggi sepanjang Semester I 2026. OTP keberangkatan kereta api barang mencapai 99,40 persen, sedangkan OTP kedatangan tercatat 97,60 persen.

"Ketepatan waktu merupakan salah satu faktor penting dalam layanan logistik, sehingga kami terus menjaga keandalan operasional agar distribusi barang dapat berlangsung secara aman, lancar, dan sesuai jadwal. Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional serta sarana dan prasarana yang andal, kami optimistis layanan angkutan barang KAI akan semakin dipercaya oleh para pelanggan," kata As'ad.

Meningkatnya penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang juga memberikan manfaat yang lebih luas. Peralihan distribusi logistik dari jalan raya ke jalur rel membantu mengurangi kepadatan kendaraan angkutan berat, menekan potensi kecelakaan lalu lintas, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan kereta api sebagai moda distribusi, terutama untuk komoditas dengan volume besar dan rute antardaerah.

As'ad menegaskan KAI Daop 5 Purwokerto akan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan barang sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"KAI Daop 5 Purwokerto terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan barang serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar mampu mendukung kelancaran distribusi logistik nasional secara berkelanjutan," ujarnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
KAI Daop 5 Purwokerto