RADARBANYUWANGI.ID – PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Wangi kembali mencatatkan kinerja positif dengan menyelesaikan proses bongkar muat 25.545,36 ton pupuk curah hanya dalam waktu enam hari. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi pupuk nasional sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Keberhasilan operasional tersebut tidak lepas dari sinergi antara PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi bersama seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan. Proses bongkar muat dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan kerja, efisiensi operasional, serta pelayanan prima sehingga distribusi pupuk dapat berlangsung tepat waktu.
Kinerja tersebut sekaligus mempertegas posisi Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai salah satu simpul logistik strategis di wilayah timur Pulau Jawa yang berperan penting dalam menjaga kelancaran pasokan komoditas pertanian.
Tak hanya mencatat capaian pada satu kegiatan bongkar muat, sepanjang Semester I Tahun 2026 Pelabuhan Tanjung Wangi juga membukukan performa operasional yang terus meningkat.
Selama periode Januari hingga Juni 2026, tercatat lima kapal pengangkut pupuk curah telah dilayani dengan total volume bongkar mencapai 148.311,77 ton. Angka tersebut menunjukkan tingginya aktivitas distribusi pupuk melalui pelabuhan sebagai salah satu jalur utama logistik nasional.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, mengatakan kelancaran pelayanan bongkar muat pupuk merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Menurutnya, pupuk merupakan komoditas vital yang memiliki keterkaitan langsung dengan produktivitas sektor pertanian sehingga distribusinya harus berlangsung cepat, aman, dan efisien.
"Pupuk merupakan komoditas strategis yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Sebagai operator terminal, PT Pelindo Multi Terminal berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, andal, aman, dan efisien agar distribusi pupuk dapat berjalan lancar hingga ke daerah tujuan," ujarnya.
Ia menambahkan, penyelesaian bongkar muat sebanyak 25.545,36 ton dalam kurun enam hari menjadi bukti kesiapan operasional perusahaan dalam menjaga kelancaran rantai pasok logistik nasional.
"Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas operasional sehingga Pelabuhan Tanjung Wangi dapat terus memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional," tambah Eko.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan peran Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai pintu distribusi komoditas curah di kawasan timur Jawa, terutama untuk kebutuhan sektor pertanian.
PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi menegaskan akan terus melakukan berbagai peningkatan layanan melalui optimalisasi fasilitas pelabuhan, pemanfaatan peralatan bongkar muat yang andal, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh stakeholder.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi logistik nasional sekaligus mendukung terciptanya sistem rantai pasok yang aman, efisien, dan berkelanjutan demi memperkuat ketahanan pangan Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin