RADARBANYUWANGI.ID – Setelah sempat membebani kantong masyarakat akibat lonjakan harga pada awal Juni, sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional Banyuwangi akhirnya kembali ke level normal. Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit dan bawang merah, sehingga memberi angin segar bagi konsumen maupun pedagang.
Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pasar Banyuwangi dan Pasar Blambangan, Sabtu (28/6), harga cabai rawit kini berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Angka tersebut turun tajam dibanding awal Juni yang sempat menyentuh Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.
Pedagang sembako di Pasar Banyuwangi, Wagito, mengatakan penurunan harga berlangsung secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir seiring mulai stabilnya pasokan dan menurunnya permintaan.
"Sekarang harga bahan pokok sudah mulai normal. Cabai rawit merah sudah Rp35 ribu per kilogram, padahal awal bulan lalu masih di kisaran Rp80 ribu per kilogram," ujarnya.
Menurut Wagito, kenaikan harga yang terjadi sebelumnya dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Adha serta peringatan malam 1 Suro.
"Harga beberapa jenis bumbu turun berangsur-angsur setiap pekan. Waktu itu memang masih mahal mungkin karena ada Hari Raya Idul Adha dan malam 1 Suro," katanya.
Tak hanya cabai rawit, harga cabai merah juga mengalami penurunan cukup signifikan. Kini komoditas tersebut dijual sekitar Rp28 ribu per kilogram, jauh lebih rendah dibanding awal Juni yang masih berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.
Kondisi serupa juga terjadi pada bawang merah. Pedagang sembako di Pasar Blambangan, Andri, menyebut harga bawang merah kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat menembus lebih dari Rp50 ribu per kilogram.
Ia menilai stabilnya harga sejumlah komoditas menjadi kabar baik bagi masyarakat sekaligus diharapkan mampu meningkatkan transaksi di pasar tradisional.
"Harga bawang merah sekarang agak normal sekitar Rp40 ribu per kilogram. Mei lalu sempat di atas Rp50 ribu per kilogram. Harga bawang putih juga sempat naik, tetapi lebih dulu kembali normal di kisaran Rp35 ribu per kilogram pada pekan lalu," jelasnya.
Para pedagang berharap tren penurunan harga ini dapat bertahan dalam beberapa pekan ke depan. Dengan harga yang lebih stabil, daya beli masyarakat diperkirakan akan kembali meningkat, sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional Banyuwangi semakin bergairah.
Selain meringankan beban rumah tangga, stabilnya harga bumbu dapur juga memberi kepastian bagi pelaku usaha kuliner dan pedagang makanan yang sebelumnya harus menyesuaikan biaya produksi akibat mahalnya harga cabai dan bawang. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin