Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Aman, Distribusi Diperkuat untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan

Sigit Hariyadi • Minggu, 28 Juni 2026 | 22:30 WIB
PASOKAN TERKENDALI: Sejumlah kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Gajahmada Banyuwangi beberapa hari lalu (10/6). (Pertamina for Radar Banyuwangi)
PASOKAN TERKENDALI: Sejumlah kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Gajahmada Banyuwangi beberapa hari lalu (10/6). (Pertamina for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Berbagai langkah strategis dilakukan dengan mengoptimalkan rantai pasok distribusi, menambah kapasitas armada, hingga mengoperasikan terminal BBM selama 24 jam agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Langkah antisipatif tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi selama beberapa waktu terakhir.

Dalam sepekan terakhir, Pertamina meningkatkan volume penyaluran BBM di atas rata-rata konsumsi normal harian. Distribusi dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Berdasarkan data Pertamina, realisasi penyaluran Pertalite telah mencapai 96,6 persen, sedangkan Biosolar mencapai 103,3 persen dari kuota kumulatif tahun berjalan. Capaian tersebut menunjukkan distribusi BBM tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk memperkuat keandalan pasokan, Pertamina mengoptimalkan operasional seluruh Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT) di wilayah Jawa Timur selama 24 jam penuh.

Selain itu, diterapkan pula skema alih suplai dengan memanfaatkan jaringan distribusi dari IT Tanjungwangi, FT Malang, FT Madiun, FT Tuban, hingga FT Boyolali di Jawa Tengah. Sinergi antarterminal tersebut memastikan pasokan BBM tetap mengalir meski terjadi lonjakan permintaan di wilayah tertentu.

Tak hanya memperkuat jaringan distribusi, Pertamina juga menambah kapasitas angkut armada mobil tangki sebesar 608 kiloliter. Dengan tambahan tersebut, total kapasitas distribusi kini mencapai 22.196 kiloliter per hari sehingga pengiriman BBM ke SPBU dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Pola pengiriman juga diubah dengan memberangkatkan mobil tangki lebih awal agar pasokan sudah tiba di SPBU sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari. Strategi ini diharapkan mampu menjaga stok sekaligus meminimalkan antrean pengisian BBM pada jam sibuk.

Di tingkat SPBU, Pertamina bersama pengelola turut melakukan pengaturan jalur kendaraan agar antrean tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Seluruh proses distribusi dipantau secara real time melalui sistem monitoring operasional. Dengan pemantauan berkelanjutan tersebut, pola distribusi dapat segera disesuaikan apabila terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan seluruh upaya tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

"Penyaluran kami tingkatkan di atas rata-rata kebutuhan normal, operasional fuel terminal dan integrated terminal berlangsung selama 24 jam, armada mobil tangki kami tambah, serta pola distribusi terus kami evaluasi secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ujarnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Menurut Ahad, masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan BBM terus disalurkan secara berkesinambungan dan dalam kondisi aman.

Dengan penguatan distribusi, optimalisasi infrastruktur, serta koordinasi antarterminal, Pertamina berharap kebutuhan energi masyarakat selama periode peningkatan mobilitas tetap terpenuhi tanpa mengganggu kelancaran aktivitas ekonomi maupun distribusi logistik di wilayah Jawa Timur. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#SPBU Banyuwangi #Pertamina Jatimbalinus #Pasokan BBM #Distribusi BBM #panic buying