RADARBANYUWANGI.ID – Setelah beberapa hari bergerak fluktuatif, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Kenaikan ini menjadi kabar positif bagi investor logam mulia setelah sebelumnya pasar emas sempat mengalami tekanan akibat berbagai sentimen global.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia yang dipantau pukul 09.00 WIB, harga emas Antam naik Rp11.000 per gram menjadi Rp2.770.000. Sehari sebelumnya, harga emas masih berada di level Rp2.759.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami kenaikan pada hari yang sama. Saat ini buyback emas Antam berada di level Rp2.583.000 per gram.
Penguatan harga tersebut memperlihatkan bahwa minat pasar terhadap logam mulia masih cukup tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan internasional.
Emas Antam Kembali Bergerak Positif
Kenaikan harga emas Antam sebesar Rp11.000 per gram menjadi salah satu pergerakan harian yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir.
Bagi investor yang telah mengoleksi emas sejak harga lebih rendah, kondisi ini memberikan tambahan nilai investasi. Sementara bagi calon pembeli, kenaikan tersebut menjadi sinyal bahwa pasar emas masih memiliki daya tarik sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven.
Penguatan harga emas biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor global, mulai dari pergerakan dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral dunia, tingkat inflasi, hingga tensi geopolitik internasional.
Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman, salah satunya emas.
Harga Buyback Ikut Naik
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga bergerak naik.
Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat Rp2.583.000 per gram.
Harga buyback merupakan nilai yang diterima masyarakat ketika menjual kembali emas batangan kepada Antam.
Kenaikan buyback menjadi indikator penting bagi investor karena menentukan potensi keuntungan yang diperoleh saat melakukan pencairan investasi emas.
Meski demikian, harga buyback dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan perusahaan.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan ukuran yang diperdagangkan pada Jumat, 5 Juni 2026:
-
0,5 gram: Rp1.435.000
-
1 gram: Rp2.770.000
-
2 gram: Rp5.480.000
-
3 gram: Rp8.195.000
-
5 gram: Rp13.625.000
-
10 gram: Rp27.195.000
-
25 gram: Rp67.862.000
-
50 gram: Rp135.645.000
-
100 gram: Rp271.212.000
-
250 gram: Rp677.765.000
-
500 gram: Rp1.355.320.000
-
1.000 gram (1 kilogram): Rp2.710.600.000
Harga tersebut berlaku untuk transaksi pembelian langsung dan dapat berubah sesuai perkembangan pasar emas nasional maupun global.
Investor Perlu Memahami Aturan Pajak
Selain memperhatikan harga emas, investor juga perlu memahami ketentuan perpajakan yang berlaku dalam transaksi logam mulia.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Untuk pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif PPh sebesar 0,45 persen dari nilai transaksi.
Sementara bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP, tarif pajak yang dikenakan sebesar 0,9 persen.
Setiap pembelian emas batangan akan disertai bukti pemotongan PPh 22 sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketentuan Pajak Saat Menjual Kembali Emas
Aturan pajak juga berlaku ketika investor menjual kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk.
Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, pemerintah mengenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP.
Sedangkan investor yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif lebih tinggi, yakni sebesar 3 persen.
Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima investor.
Karena itu, masyarakat yang aktif berinvestasi emas disarankan memperhitungkan faktor pajak dalam menghitung potensi keuntungan investasi.
Prospek Emas Masih Menarik
Di tengah gejolak pasar keuangan global, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia.
Karakteristiknya yang relatif stabil dalam jangka panjang membuat logam mulia tetap diminati sebagai sarana penyimpanan nilai aset.
Banyak analis menilai emas masih memiliki prospek yang positif sepanjang 2026, terutama jika ketidakpastian ekonomi global terus berlanjut.
Meski harga harian dapat mengalami fluktuasi, tren jangka panjang emas masih dianggap menarik bagi investor yang mengutamakan keamanan aset.
Kenaikan harga emas Antam pada perdagangan hari ini menjadi sinyal bahwa logam mulia masih memiliki daya tarik kuat di tengah berbagai pilihan instrumen investasi lainnya.
Bagi investor, momentum ini menjadi pengingat bahwa pergerakan harga emas tidak hanya dipengaruhi faktor domestik, tetapi juga sangat bergantung pada dinamika ekonomi global yang terus berubah dari waktu ke waktu. (*)
Editor : Ali Sodiqin