RADARBANYUWANGI.ID — Harga pembelian kembali (buyback) emas di Pegadaian pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026, bergerak melemah. Tiga produk utama, yakni PT Aneka Tambang Tbk (Antam), UBS, dan Galeri 24, tercatat kompak turun sebesar Rp8.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data resmi Pegadaian, koreksi harga ini terjadi seiring penyesuaian harga emas global serta dinamika pasar komoditas yang masih bergerak fluktuatif di tengah ketidakpastian arah suku bunga bank sentral dunia.
Buyback Emas 0,5 Gram: Antam dan UBS Sama, Galeri 24 Lebih Tinggi
Pada ukuran terkecil 0,5 gram, harga buyback emas tercatat sebagai berikut:
-
Antam: Rp1.297.000
-
UBS: Rp1.297.000
-
Galeri 24: Rp1.301.000
Selisih tipis antar produk menunjukkan perbedaan struktur biaya produksi dan margin masing-masing brand, meski secara tren tetap mengikuti arah harga global yang sama.
Ukuran 1 Gram hingga 5 Gram: Koreksi Seragam di Seluruh Produk
Pada pecahan populer 1 gram, harga buyback juga mengalami penyesuaian:
-
Antam: Rp2.594.000
-
UBS: Rp2.594.000
-
Galeri 24: Rp2.602.000
Sementara pada ukuran 2 gram:
-
Antam: Rp5.188.000
-
UBS: Rp5.188.000
-
Galeri 24: Rp5.204.000
Untuk ukuran 5 gram:
-
Antam: Rp12.971.000
-
UBS: Rp12.971.000
-
Galeri 24: Rp13.010.000
Data tersebut menunjukkan pola yang konsisten: Galeri 24 cenderung berada sedikit di atas Antam dan UBS pada beberapa pecahan.
Buyback Emas Skala Menengah–Besar Ikut Terkoreksi
Pada ukuran yang lebih besar, penurunan harga juga tercermin secara merata:
50 gram
-
Antam: Rp129.078.000
-
UBS: Rp129.078.000
-
Galeri 24: Rp129.466.000
100 gram
-
Antam: Rp258.157.000
-
UBS: Rp258.157.000
-
Galeri 24: Rp258.932.000
Koreksi pada skala menengah ini menjadi indikator bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada ritel kecil, tetapi juga pada transaksi bernilai besar.
Ukuran Jumbo: Galeri 24 Masih Punya Rentang Lebih Tinggi
Untuk ukuran 1.000 gram, data Pegadaian menunjukkan bahwa produk Antam dan UBS belum tersedia di seluruh kanal distribusi hari ini. Namun, harga buyback Galeri 24 tercatat di level:
-
Galeri 24: Rp2.576.543.000
Segmen ini umumnya menyasar investor institusi atau pembelian dalam volume besar.
Faktor Utama Koreksi Harga Buyback Emas
Penurunan harga buyback emas hari ini tidak terjadi tanpa sebab. Secara umum, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga:
-
Fluktuasi harga emas dunia di pasar spot
-
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
-
Penyesuaian internal harga dari masing-masing produsen
-
Sentimen pasar terhadap arah suku bunga global
Kombinasi faktor tersebut membuat harga buyback emas bergerak dinamis setiap hari.
Investasi Emas Masih Jadi Pilihan di Tengah Volatilitas
Meski mengalami koreksi, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit masyarakat. Sifatnya yang cenderung stabil dalam jangka panjang membuat emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Pegadaian juga menegaskan bahwa transaksi emas kini semakin mudah dilakukan, baik secara langsung di outlet maupun melalui aplikasi digital.
Calon investor dapat membuka rekening Tabungan Emas hanya dengan identitas resmi seperti KTP atau paspor, lalu melakukan pembelian secara bertahap sesuai kemampuan.
Transaksi Digital Dorong Akses Emas Lebih Luas
Melalui layanan digital, masyarakat kini dapat membeli, menyimpan, hingga mencetak emas batangan dari berbagai merek, termasuk Antam, UBS, dan Galeri 24.
Kemudahan ini membuat emas tidak lagi eksklusif bagi investor besar, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat ritel dengan modal kecil.
Koreksi Buyback Jadi Sinyal Pasar Waspada
Penurunan harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 hari ini menjadi sinyal bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian. Investor disarankan tetap mencermati pergerakan harga global sebelum mengambil keputusan jual atau beli, mengingat volatilitas emas masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. (*)
Editor : Ali Sodiqin