RADARBANYUWANGI.ID - Potensi kakao Banyuwangi terus mendapat panggung melalui berbagai inovasi kreatif. Kali ini, Kokoon Hotel Banyuwangi berkolaborasi dengan Doesoen Kakao menghadirkan pengalaman kuliner spesial bertajuk “AADC – Ada Apa Dengan Coklat” melalui konsep Four Hands Dinner.
Acara tersebut akan digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Ijen Restaurant Kokoon Hotel Banyuwangi mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Kolaborasi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kakao sebagai salah satu komoditas unggulan Banyuwangi sekaligus upaya mengangkat produk lokal melalui pengalaman gastronomi yang berkelas.
Banyuwangi sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kakao berkualitas di Indonesia. Biji kakao asal daerah ini bahkan telah dikenal hingga pasar internasional. Potensi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sajian kuliner premium yang memadukan kreativitas, hospitality, dan kekayaan bahan lokal.
Dalam event “AADC – Ada Apa Dengan Coklat”, cokelat tidak hanya hadir sebagai dessert. Kakao akan menjadi elemen utama dalam berbagai hidangan fine dining mulai dari amuse bouche, appetizer, soup, hingga main course.
Executive Chef Kokoon Hotel Banyuwangi, Chef Aziz, akan menghadirkan kreasi menu dengan sentuhan kakao khas Banyuwangi. Sementara itu, Food & Beverage Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Distira Yudha, menyiapkan tiga pilihan pairing beverage berbahan dasar kakao dan cokelat untuk melengkapi setiap sajian.
Tidak hanya itu, General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, juga akan turut berpartisipasi langsung dengan menghadirkan dua dessert spesial pada malam istimewa tersebut.
Weni mengatakan, kolaborasi bersama Doesoen Kakao merupakan bentuk dukungan terhadap produk lokal Banyuwangi sekaligus upaya menghadirkan pengalaman kuliner berbeda bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Melalui event ini, kami ingin menunjukkan bahwa kakao Banyuwangi memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi sajian premium dan berkelas. Kolaborasi bersama Doesoen Kakao menjadi langkah yang sangat positif dalam memperkenalkan kekayaan produk lokal Banyuwangi melalui pendekatan hospitality dan culinary experience,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas Banyuwangi sebagai salah satu daerah penghasil kakao unggulan di Indonesia.
Doesoen Kakao sendiri merupakan destinasi wisata berbasis kakao yang berada di kawasan perkebunan PTPN 1 Regional 5 Kebun Kendenglembu, Glenmore. Destinasi tersebut lahir dari semangat mengolah hasil kakao lokal menjadi produk cokelat berkualitas karya anak negeri.
Sejak diperkenalkan pada 2016, Doesoen Kakao terus berkembang menjadi wisata edukasi dan kuliner yang menawarkan pengalaman menikmati olahan cokelat langsung dari sumber perkebunan.
Untuk menambah suasana hangat dan elegan selama acara berlangsung, para tamu akan ditemani alunan live music saxophone yang mengiringi pengalaman bersantap sepanjang malam.
Paket Four Hands Dinner “AADC – Ada Apa Dengan Coklat” ditawarkan dengan harga Rp348 ribu nett per orang atau Rp688 ribu nett per pasangan. Paket tersebut sudah termasuk pengalaman menikmati tujuh courses menu, tiga pairing beverages, merchandise cokelat eksklusif dari Doesoen Kakao, serta booklet spesial sebagai kenang-kenangan kolaborasi.
Melalui kegiatan ini, Kokoon Hotel Banyuwangi berharap dapat terus menghadirkan inovasi kuliner yang tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu, tetapi juga mendukung promosi produk unggulan lokal Banyuwangi ke pasar yang lebih luas.
Editor : Lugas Rumpakaadi