Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Optimalkan BBM Subsidi untuk Angkutan Kereta Api Penumpang dan Barang, Penggunaan Capai 83,9 Juta Liter

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:02 WIB
PT KAI mencatat penggunaan BBM subsidi mencapai 83,9 juta liter hingga Mei 2026. (Antara)
PT KAI mencatat penggunaan BBM subsidi mencapai 83,9 juta liter hingga Mei 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mengoptimalkan pemanfaatan bahan bakar minyak (BBM) subsidi guna menjaga layanan transportasi publik tetap aman, terjangkau, dan berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik nasional.

Hingga 18 Mei 2026 pukul 09.20 WIB, realisasi penggunaan BBM subsidi KAI tercatat mencapai 83.915.377 liter atau 39,15 persen dari total kuota pemerintah sebesar 214.342.000 liter untuk tahun ini.

Optimalisasi penggunaan energi dilakukan melalui penguatan tata kelola operasional, pengendalian konsumsi bahan bakar, hingga efisiensi perjalanan kereta penumpang maupun angkutan barang.

Baca Juga: Cek Rekeningmu Sekarang! BPNT Tahap 2 Sudah Cair, Saldo Rp600 Ribu Masuk KKS

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan dukungan subsidi energi memiliki dampak langsung terhadap keterjangkauan layanan transportasi massal dan kelancaran distribusi logistik nasional.

“Dukungan pemerintah melalui subsidi energi membantu menjaga keberlanjutan layanan transportasi massal yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat luas. KAI mengelola pemanfaatannya secara akuntabel dan terukur agar memberikan manfaat optimal bagi mobilitas nasional dan distribusi barang,” ujar Anne, dikutip Antara.

Sepanjang Januari hingga April 2026, KAI melayani 19.218.440 pelanggan kereta api jarak jauh dan lokal. Jumlah tersebut meningkat dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 17.709.669 pelanggan.

Baca Juga: OTT DJKA Kemenhub Berlanjut, KPK Periksa Dua Saksi dari PT Tanjung Raya Intiwira

Selain melayani penumpang, operasional energi KAI juga menopang angkutan barang berbagai komoditas strategis seperti peti kemas, semen, klinker, dan parcel. Kehadiran kereta api barang dinilai membantu menjaga rantai distribusi tetap efisien melalui kapasitas angkut besar dan waktu tempuh yang terukur.

KAI bersama pemerintah juga terus melanjutkan pengujian implementasi biodiesel pada sarana berbasis diesel. Pengujian dilakukan bersama Kementerian ESDM dan LEMIGAS melalui tahapan blending bahan bakar hingga uji operasional lokomotif dan kereta pembangkit.

“KAI terus memastikan seluruh proses pengelolaan energi berjalan selaras dengan prinsip keselamatan, keandalan operasional, dan tata kelola perusahaan yang baik,” kata Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#logistik nasional #BBM Subsidi #biodiesel #KAI #transportasi kereta api