Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cek Rekeningmu Sekarang! BPNT Tahap 2 Sudah Cair, Saldo Rp600 Ribu Masuk KKS

Ali Sodiqin • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos. (Foto: YouTube Kemensos RI via Radar Bogor)
Ilustrasi penyaluran bansos. (Foto: YouTube Kemensos RI via Radar Bogor)

RADARBANYUWANGI.ID - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua akhirnya mulai cair di berbagai daerah pada Senin (18/5). Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bantuan sosial sebesar Rp600 ribu sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama penerima melalui Bank BNI.

Laporan pencairan bansos BPNT 2026 tersebut bermunculan dari berbagai wilayah di Indonesia. Mulai Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur hingga Jawa Tengah. Mayoritas penerima mengaku menerima notifikasi saldo masuk sejak pagi hingga siang hari.

Pencairan BPNT tahap kedua ini langsung disambut antusias masyarakat. Sebab sebelumnya banyak warga menunggu kepastian jadwal penyaluran bantuan pangan tersebut setelah Program Keluarga Harapan (PKH) lebih dulu cair pada awal Mei lalu.

Di sejumlah daerah seperti Cirebon Utara, Cirebon Barat hingga Kecamatan Sumber, warga mulai mengunggah bukti saldo masuk senilai Rp600 ribu melalui media sosial maupun grup komunitas penerima bansos.

“Alhamdulillah BPNT sudah cair Rp600 ribu,” tulis salah satu penerima bantuan asal Cirebon.

Tak hanya di Jawa Barat, pencairan serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah Jakarta Timur. Beberapa penerima mengaku saldo bantuan sudah masuk ke rekening KKS sejak pagi hari.

Selain itu, laporan pencairan juga datang dari Sukabumi, Karawang, Kuningan, Kediri, Surabaya, Madiun hingga Jombang. Sebagian penerima menyebut bansos PKH sudah diterima lebih dulu, sedangkan BPNT baru cair pekan ini.

Menariknya, pencairan kali ini tidak hanya diterima pemegang KKS lama keluaran 2020 dan 2021. Sejumlah warga pemegang KKS baru tahun 2025 juga mulai melaporkan bantuan telah masuk ke rekening mereka.

Besaran bantuan yang diterima KPM pada tahap kedua ini tetap Rp600 ribu. Dana tersebut merupakan akumulasi penyaluran beberapa bulan sekaligus dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok sesuai ketentuan program bantuan sosial pemerintah.

Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa proses pencairan masih berlangsung secara bertahap. Karena itu, masyarakat yang belum menerima saldo bantuan diminta tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala.

Pengecekan bisa dilakukan melalui mesin ATM, agen bank penyalur, maupun aplikasi mobile banking resmi masing-masing bank Himbara. Penyaluran bansos BPNT biasanya membutuhkan waktu berbeda di tiap wilayah tergantung proses distribusi data dan bank penyalur.

Program BPNT sendiri menjadi salah satu bantuan sosial yang rutin disalurkan pemerintah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dasar di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.

Dengan mulai cairnya BPNT tahap kedua ini, diharapkan daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sekaligus membantu kebutuhan rumah tangga menjelang pertengahan tahun.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi palsu terkait bansos. Warga diminta hanya mengecek informasi melalui kanal resmi pemerintah maupun pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Sementara hingga Senin siang, laporan pencairan BPNT Rp600 ribu masih terus bertambah dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak warga berharap seluruh penyaluran dapat rampung dalam beberapa hari ke depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#BPNT Mei 2026 #BPNT tahap 2 cair #saldo KKS masuk #pencairan bansos 2026 #Bansos rp600 ribu