Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KUR BRI 2026 Dibuka Lagi, Pinjaman Rp100 Juta Cicilan Mulai Rp1,9 Juta: Ini Syarat Lengkap dan Tabel Angsurannya

Ali Sodiqin • Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi tabel angsuran KUR BRI 2026.
Ilustrasi tabel angsuran KUR BRI 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar segar datang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sedang memburu tambahan modal usaha pada 2026. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 dengan plafon pinjaman besar, bunga ringan, serta skema cicilan yang dinilai lebih ramah bagi pelaku usaha.

Program kredit bersubsidi pemerintah tersebut langsung menjadi sorotan karena membuka peluang pinjaman hingga Rp100 juta bahkan mencapai ratusan juta rupiah untuk kategori tertentu. Tak hanya itu, suku bunga yang ditawarkan juga tergolong rendah, mulai 0,5 persen per bulan atau setara sekitar 6 persen per tahun.

Kebijakan ini menjadi angin segar di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan meningkatnya kebutuhan modal kerja pelaku UMKM memasuki tahun 2026.

Plafon jumbo dengan bunga ringan itu digulirkan sebagai stimulus agar pelaku usaha memiliki ruang keuangan lebih longgar, memperkuat arus kas, serta meningkatkan kapasitas bisnis secara bertahap.

Bagi banyak pelaku usaha, akses pembiayaan menjadi tantangan utama ketika usaha mulai berkembang. Di titik inilah KUR BRI kembali diposisikan sebagai instrumen strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor produktif.

Cicilan KUR BRI Rp100 Juta Ternyata Mulai Rp1,9 Juta

Salah satu simulasi yang paling banyak dicari masyarakat ialah pinjaman plafon Rp100 juta. Besaran ini kerap dipilih pelaku UMKM untuk menambah modal usaha, memperbesar stok barang, membeli alat produksi, hingga memperluas jaringan distribusi.

Menariknya, KUR BRI 2026 memberikan pilihan tenor cukup panjang mulai 12 bulan sampai 60 bulan. Semakin panjang tenor yang dipilih, maka cicilan per bulan menjadi lebih ringan.

Berikut simulasi resmi tabel angsuran KUR BRI plafon Rp100 juta:

Tenor Cicilan per Bulan
12 bulan Rp8.606.400
24 bulan Rp4.431.700
36 bulan Rp3.041.800
48 bulan Rp2.347.400
60 bulan Rp1.930.700

Berdasarkan simulasi tersebut, debitur yang memilih tenor terpanjang 60 bulan hanya membayar sekitar Rp1,9 juta per bulan.

Angka ini dianggap cukup realistis bagi banyak UMKM yang memiliki arus kas bulanan stabil namun membutuhkan suntikan modal dalam jumlah besar.

Jenis KUR BRI 2026 dan Struktur Suku Bunganya

Skema KUR BRI tahun 2026 juga dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan skala usaha serta sektor produktif yang diajukan calon debitur.

Berikut rinciannya:

1. KUR Supermikro
Segmen ini diperuntukkan bagi usaha skala sangat kecil dengan bunga sekitar 3 persen per tahun dan plafon maksimal Rp10 juta.

2. KUR Mikro
Plafon pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga berkisar 6–9 persen.

3. KUR Kecil
Menyasar usaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar, mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Selain itu terdapat pengelompokan sektor usaha prioritas.

KUR Mikro Sektor Produksi 4P

Meliputi:

Kategori ini memungkinkan pelaku usaha mengakses pembiayaan hingga empat kali pengajuan dengan total plafon akumulatif mencapai Rp400 juta.

Sementara itu:

KUR Mikro Non Sektor Produksi 4P

Dapat diajukan maksimal dua kali dengan total plafon hingga Rp200 juta.

Ini 10 Syarat Penting Pengajuan KUR BRI 2026

Meski menawarkan bunga ringan dan plafon besar, proses persetujuan KUR tetap melalui tahapan analisis kredit. Karena itu calon debitur harus memenuhi sejumlah ketentuan administratif.

Berikut syarat lengkapnya:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
Pemohon wajib memiliki status kewarganegaraan Indonesia.

2. Usia Minimal
Minimal berusia 17 tahun, sedangkan kategori KUR Mikro umumnya minimal 21 tahun.

3. Memiliki Surat Keterangan Usaha
Legalitas usaha menjadi syarat dasar yang wajib dipenuhi.

4. Menyertakan KTP dan KK
Dokumen identitas dipakai sebagai data administrasi utama.

5. Usaha Aktif Minimal Enam Bulan
Usaha yang diajukan harus benar-benar berjalan dan produktif.

6. Tidak Sedang Memiliki Kredit Produktif Aktif di Bank Lain
Ketentuan ini menjadi salah satu penilaian penting.

7. Memiliki Rekening BRI Aktif

8. Riwayat Kredit Bersih
Calon debitur wajib memiliki rekam jejak kredit baik melalui BI Checking atau SLIK OJK.

9. NPWP

Untuk beberapa kategori pengajuan, NPWP menjadi syarat tambahan meski pada kondisi tertentu bersifat opsional.

10. Agunan Tambahan

Khusus pengajuan di atas Rp100 juta biasanya memerlukan jaminan tambahan sesuai ketentuan bank.

Faktor yang Sering Membuat Pengajuan Ditolak

Di luar syarat administratif, terdapat faktor lain yang kerap luput diperhatikan pelaku usaha.

Salah satunya pembukuan usaha yang masih bercampur dengan keuangan pribadi atau rumah tangga.

Analis perbankan biasanya menilai kestabilan usaha melalui arus kas, transaksi, hingga pencatatan keuangan harian. Semakin rapi pembukuan yang dimiliki, peluang memperoleh plafon besar biasanya semakin terbuka.

Pelaku UMKM juga disarankan menyiapkan laporan sederhana berupa pemasukan, pengeluaran, keuntungan, hingga mutasi rekening sebelum mengajukan pinjaman.

Langkah tersebut dapat membantu proses credit scoring berjalan lebih cepat.

KUR BRI 2026 diprediksi kembali menjadi salah satu program pembiayaan yang paling diburu pelaku usaha tahun depan. Selain bunga rendah, kombinasi plafon besar serta tenor panjang membuat skema ini dinilai cukup kompetitif untuk mendukung ekspansi UMKM.

Bagi masyarakat yang berminat, pengajuan dapat dilakukan melalui kantor cabang BRI terdekat maupun layanan resmi yang disediakan perusahaan. Sebelum mengajukan, pastikan seluruh dokumen telah lengkap agar proses verifikasi berjalan lebih cepat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pinjaman Rp100 juta #kur bri 2026 #tabel angsuran kur bri #SYARAT KUR BRI #kredit umkm