RADARBANYUWANGI.ID – Pasar emas perhiasan menunjukkan pergerakan yang cenderung tenang pada perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Di tengah fluktuasi harga emas global dan dinamika pasar keuangan internasional, harga emas perhiasan di sejumlah jaringan besar nasional justru terpantau stabil tanpa perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kondisi tersebut tercermin dari daftar harga di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas (CMK Group). Stabilnya harga pada berbagai kadar karat menjadi perhatian masyarakat, terutama calon pembeli yang sedang menunggu momentum terbaik untuk melakukan transaksi.
Situasi pasar yang relatif datar ini terjadi ketika investor global masih mencermati arah ekonomi dunia, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga pergerakan nilai tukar mata uang. Faktor-faktor tersebut selama ini menjadi penentu utama perubahan harga emas, termasuk emas perhiasan di pasar domestik.
Bagi masyarakat, emas perhiasan tidak hanya memiliki fungsi sebagai aksesori atau simbol nilai budaya. Dalam beberapa tahun terakhir, emas perhiasan juga mulai dilirik sebagai instrumen penyimpan nilai meskipun karakter investasinya berbeda dibanding emas batangan.
Pergerakan harga emas perhiasan umumnya dipengaruhi sejumlah faktor. Selain permintaan industri perhiasan global, fluktuasi kurs mata uang, harga emas dunia, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas turut memengaruhi harga di tingkat ritel.
Di sisi lain, tren konsumsi masyarakat juga berperan besar. Saat permintaan meningkat, terutama menjelang musim pernikahan, hari besar keagamaan, atau periode tertentu, harga emas perhiasan berpotensi mengalami penyesuaian.
Karena itu, pelaku pasar dan masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas disarankan rutin memantau perkembangan harga. Langkah tersebut penting agar keputusan transaksi dilakukan pada waktu yang tepat.
Berikut daftar harga emas perhiasan hari ini Selasa (19/5/2026):
Harga Emas Raja Emas Indonesia Hari Ini
Raja Emas Indonesia mencatat seluruh harga emas perhiasan berbagai kadar masih stabil:
-
24 Karat: Rp2.235.000 per gram
-
23 Karat: Rp2.083.000 per gram
-
22 Karat: Rp1.992.000 per gram
-
21 Karat: Rp1.903.000 per gram
-
20 Karat: Rp1.811.000 per gram
-
19 Karat: Rp1.720.000 per gram
-
18 Karat: Rp1.630.000 per gram
-
17 Karat: Rp1.540.000 per gram
-
16 Karat: Rp1.449.000 per gram
-
15 Karat: Rp1.360.000 per gram
-
14 Karat: Rp1.268.000 per gram
-
13 Karat: Rp1.177.000 per gram
-
12 Karat: Rp1.088.000 per gram
Seluruh harga pada berbagai kadar dilaporkan tidak mengalami perubahan atau stabil.
Harga Emas Hartadinata Abadi Hari Ini
Hartadinata Abadi juga mencatat harga stabil pada sejumlah kategori:
-
22 Karat: Rp2.431.000 per gram
-
20 Karat: Rp2.384.000 per gram
-
17 Karat: Rp2.124.000 per gram
-
16 Karat: Rp2.006.000 per gram
-
9 Karat: Rp1.346.000 per gram
-
8 Karat: Rp1.239.000 per gram
-
6 Karat: Rp1.062.000 per gram
Stabilnya harga menunjukkan belum adanya perubahan signifikan pada pasar perhiasan dalam perdagangan hari ini.
Harga Emas Laku Emas (CMK Group) Hari Ini
Sementara Laku Emas juga mencatat harga yang cenderung tetap:
-
24 Karat: Rp2.420.000 per gram
-
23 Karat: Rp2.085.000 per gram
-
22 Karat: Rp1.997.000 per gram
-
21 Karat: Rp1.909.000 per gram
-
20 Karat: Rp1.816.000 per gram
-
19 Karat: Rp1.724.000 per gram
-
18 Karat: Rp1.632.000 per gram
-
17 Karat: Rp1.539.000 per gram
-
16 Karat: Rp1.447.000 per gram
-
15 Karat: Rp1.357.000 per gram
-
14 Karat: Rp1.265.000 per gram
-
13 Karat: Rp1.175.000 per gram
-
12 Karat: Rp1.083.000 per gram
Data menunjukkan tidak ada perubahan harga dibandingkan periode sebelumnya.
Meski saat ini pasar emas perhiasan bergerak stabil, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap potensi perubahan dalam beberapa hari ke depan. Sebab, harga emas dikenal sangat sensitif terhadap sentimen global, mulai ketegangan geopolitik, inflasi, kebijakan moneter, hingga pergerakan dolar Amerika Serikat.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan untuk investasi maupun kebutuhan pribadi, memantau tren harga secara rutin menjadi langkah penting agar dapat menentukan waktu transaksi yang lebih optimal. (*)
Editor : Ali Sodiqin