Operasi pasar di RTH Singojuruh jadi langkah pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang fluktuatif
RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggencarkan operasi pasar murah untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Digelar di ruang terbuka hijau (RTH) Singojuruh pada Senin (18/5), pasar murah tersebut langsung diserbu warga hingga stok bahan pokok habis hanya dalam waktu kurang dari dua jam.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga rela antre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.
Beras, Gula, dan Minyakita Jadi Buruan Warga
Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah komoditas pokok dijual dengan harga subsidi atau lebih terjangkau.
Produk yang paling banyak diburu masyarakat adalah beras, gula pasir, dan minyak goreng Minyakita.
Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiarto mengatakan, operasi pasar berlangsung lancar dan mendapat respons tinggi dari masyarakat.
“Buka pukul 08.30 dan sekitar jam 10.00 sudah tutup,” katanya.
Menurut dia, cepat habisnya stok menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga stabil di tengah kondisi harga pasar yang cenderung fluktuatif.
Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah
Dalam operasi pasar kali ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah pasaran.
Berikut daftar harga bahan pokok yang dijual:
-
Beras SPHP: Rp 56 ribu per 5 kilogram
-
Beras Sentra Ramos: Rp 74.500 per 5 kilogram
-
Gula pasir: Rp 17.500 per kilogram
-
Minyakita: Rp 15.500 per liter
Harga tersebut dinilai cukup membantu masyarakat, terutama kalangan rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Operasi pasar ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi di Banyuwangi,” terang Iwan.
Pemkab Banyuwangi Jadwalkan Operasi Pasar Keliling
Setelah pelaksanaan di Singojuruh, operasi pasar murah akan terus digelar di sejumlah wilayah Banyuwangi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Iwan menyebut, kegiatan berikutnya akan berlangsung di Pasar Kalibaru pada hari ini (19/5).
Selanjutnya, operasi pasar akan digelar di:
-
Rabu (20/5): Pasar Licin
-
Kamis (21/5): Kantor Kecamatan Tegaldlimo
-
Jumat (22/5): Pasar Jajag, Kecamatan Gambiran
“Operasi pasar ini digelar sesuai jadwal yang telah ditentukan,” pungkasnya.
Program pasar murah keliling tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan di berbagai kecamatan.
Strategi Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
Operasi pasar murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama pada sektor bahan pangan yang memiliki pengaruh besar terhadap pengeluaran rumah tangga.
Selain menjaga kestabilan harga, program tersebut juga bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman.
Lonjakan harga kebutuhan pokok sering kali menjadi beban bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, keberadaan pasar murah dinilai mampu membantu mengurangi tekanan ekonomi warga.
Di sisi lain, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan program stabilisasi harga masih sangat dibutuhkan.
Warga Harap Operasi Pasar Digelar Lebih Sering
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah karena harga kebutuhan pokok yang dijual relatif lebih rendah dibanding pasar umum.
Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin, terutama saat harga bahan pokok mengalami kenaikan.
Selain harga yang lebih murah, lokasi operasi pasar yang dekat dengan permukiman warga juga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi jauh ke pasar tradisional. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin