RADARBANYUWANGI.ID - Kondisi harga emas perhiasan di sejumlah gerai nasional terpantau masih stabil pada perdagangan Senin pagi (18/5/2026). Tidak adanya perubahan harga ini menjadi perhatian masyarakat yang tengah memantau momentum tepat untuk membeli maupun menjual emas perhiasan.
Stabilnya harga emas terjadi di sejumlah merek besar seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas (CMK Group). Meski pasar global masih dibayangi fluktuasi ekonomi dan pergerakan nilai tukar mata uang, harga emas domestik belum menunjukkan perubahan signifikan dibanding hari sebelumnya.
Fenomena harga yang cenderung datar ini dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk mempertimbangkan investasi emas maupun pembelian perhiasan tanpa dibayangi lonjakan harga mendadak. Terlebih, emas masih menjadi salah satu instrumen lindung nilai (safe haven) yang diminati saat kondisi ekonomi global tidak menentu.
Pergerakan harga emas perhiasan sendiri dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari permintaan industri perhiasan dunia, harga emas global, kurs dolar AS terhadap rupiah, hingga kebijakan bank sentral dalam menjaga cadangan emas nasional.
Di tengah tren yang bergerak dinamis, pelaku pasar menyarankan masyarakat tetap memantau perkembangan harga secara berkala. Sebab, perubahan kecil pada pasar global dapat berdampak langsung terhadap harga emas di tingkat ritel.
Untuk kategori emas perhiasan 24 karat, Raja Emas Indonesia membanderol harga Rp 2.240.000 per gram. Angka tersebut masih sama dibanding perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, Laku Emas mencatat harga emas perhiasan 24 karat lebih tinggi, yakni Rp 2.420.000 per gram. Sedangkan Hartadinata Abadi lebih fokus menyediakan emas perhiasan dengan kadar tertentu mulai 22 karat hingga 6 karat.
Harga emas kadar 22 karat di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas sama-sama berada di angka Rp 1.997.000 per gram. Adapun Hartadinata Abadi mematok harga lebih tinggi untuk kadar yang sama, yakni Rp 2.431.000 per gram.
Untuk kategori emas menengah yang cukup diminati masyarakat seperti 17 karat dan 18 karat, harga di berbagai gerai juga relatif stabil. Kondisi ini membuat pasar emas perhiasan masih bergerak kondusif menjelang momentum Idul Adha dan musim hajatan pertengahan tahun.
Selain faktor investasi, tingginya minat masyarakat terhadap emas perhiasan juga didorong kebutuhan fesyen dan tradisi. Emas perhiasan masih dianggap memiliki nilai prestise sekaligus instrumen penyimpan aset jangka panjang.
Pengamat pasar menilai, tren harga emas dalam beberapa pekan ke depan masih berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan ekonomi global dan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Karena itu, masyarakat diminta cermat membaca momentum sebelum membeli emas dalam jumlah besar.
Berikut rincian harga emas perhiasan di sejumlah gerai nasional pada Senin (18/5/2026):
Daftar Harga Emas Raja Emas Indonesia
-
24 Karat: Rp 2.240.000/gram
-
23 Karat: Rp 2.088.000/gram
-
22 Karat: Rp 1.997.000/gram
-
21 Karat: Rp 1.908.000/gram
-
20 Karat: Rp 1.816.000/gram
-
19 Karat: Rp 1.725.000/gram
-
18 Karat: Rp 1.635.000/gram
-
17 Karat: Rp 1.544.000/gram
-
16 Karat: Rp 1.452.000/gram
-
15 Karat: Rp 1.363.000/gram
-
14 Karat: Rp 1.272.000/gram
-
13 Karat: Rp 1.180.000/gram
-
12 Karat: Rp 1.091.000/gram
Daftar Harga Emas Hartadinata Abadi
-
22 Karat: Rp 2.431.000/gram
-
20 Karat: Rp 2.384.000/gram
-
17 Karat: Rp 2.124.000/gram
-
16 Karat: Rp 2.006.000/gram
-
9 Karat: Rp 1.346.000/gram
-
8 Karat: Rp 1.239.000/gram
-
6 Karat: Rp 1.062.000/gram
Daftar Harga Emas Laku Emas (CMK Group)
-
24 Karat: Rp 2.420.000/gram
-
23 Karat: Rp 2.085.000/gram
-
22 Karat: Rp 1.997.000/gram
-
21 Karat: Rp 1.909.000/gram
-
20 Karat: Rp 1.816.000/gram
-
19 Karat: Rp 1.724.000/gram
-
18 Karat: Rp 1.632.000/gram
-
17 Karat: Rp 1.539.000/gram
-
16 Karat: Rp 1.447.000/gram
-
15 Karat: Rp 1.357.000/gram
-
14 Karat: Rp 1.265.000/gram
-
13 Karat: Rp 1.175.000/gram
-
12 Karat: Rp 1.083.000/gram
Dengan kondisi harga yang masih stabil, masyarakat disarankan membeli emas sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Selain mempertimbangkan harga, calon pembeli juga diminta memastikan keaslian produk serta memilih gerai resmi agar transaksi lebih aman. (*)
Editor : Ali Sodiqin