Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Satgas Pangan Banyuwangi Pastikan Stok MinyaKita Aman, Distribusi Diperluas hingga 175 Titik

Bagus Rio Rohman • Minggu, 17 Mei 2026 | 07:07 WIB
STOK DIJAMIN AMAN: Tim Satgas Pangan berkoordinasi dengan Bulog Banyuwangi, Jumat Sabtu (15/5). Distribusi minyak goreng subsidi tersebut dipastikan tetap berjalan normal. (Satreskrim Polresta Banyuwangi)
STOK DIJAMIN AMAN: Tim Satgas Pangan berkoordinasi dengan Bulog Banyuwangi, Jumat Sabtu (15/5). Distribusi minyak goreng subsidi tersebut dipastikan tetap berjalan normal. (Satreskrim Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Kekhawatiran masyarakat terkait dugaan kelangkaan MinyaKita di Banyuwangi akhirnya ditepis. Satgas Pangan Polresta Banyuwangi memastikan stok minyak goreng subsidi tersebut dalam kondisi aman dan distribusinya tetap berjalan normal di seluruh wilayah.

Kepastian itu diperoleh setelah Satgas Pangan melakukan koordinasi langsung dengan Perum Bulog Cabang Banyuwangi pada Jumat (15/5). Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya isu kelangkaan MinyaKita di sejumlah pasar dan kios pengecer dalam beberapa hari terakhir.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi menegaskan, hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan stok MinyaKita masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Stok MinyaKita di Bulog Banyuwangi dalam kondisi terpenuhi dan penyalurannya berjalan sesuai titik pasar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurut Lanang, pemerintah bersama Bulog juga mengambil langkah strategis untuk memperluas distribusi minyak subsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Jika sebelumnya distribusi hanya mencakup sekitar 50 titik penyaluran, kini jumlahnya diperluas menjadi 175 titik di berbagai wilayah Banyuwangi.

Distribusi Diperluas ke Pasar hingga Kios Ber-NIB

Perluasan distribusi tersebut menyasar berbagai titik penjualan resmi, mulai pasar SP2KP, pasar non-SP2KP, Rumah Pangan Kita (RPK), hingga kios-kios yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dengan skema itu, masyarakat diharapkan tidak lagi kesulitan memperoleh MinyaKita dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

“Penyaluran itu mencakup pasar SP2KP, non-SP2KP, Rumah Pangan Kita (RPK), hingga kios-kios yang telah memiliki NIB di wilayah Banyuwangi,” jelas Lanang.

Saat ini harga distribusi MinyaKita dari Bulog berada di angka Rp 14.500 per liter. Sementara harga jual eceran mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.

Satgas Pangan memastikan pengawasan distribusi akan terus dilakukan untuk mencegah praktik penjualan di atas HET maupun penimbunan stok oleh oknum tertentu.

Satgas Pangan Wanti-Wanti Panic Buying

Polresta Banyuwangi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli minyak goreng dalam jumlah berlebihan akibat isu kelangkaan yang beredar.

Sebab, kepanikan masyarakat justru berpotensi memicu gangguan distribusi dan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan.

“Ke depan penyaluran akan terus berlanjut sesuai titik distribusi yang sudah ditetapkan,” kata Lanang.

Ia menegaskan, Satgas Pangan akan terus memantau kondisi pasar guna memastikan distribusi MinyaKita berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kita imbau masyarakat tetap tenang, untuk stok minyak subsidi kita pastikan aman,” tegasnya.

MinyaKita Jadi Komoditas Sensitif

MinyaKita saat ini menjadi salah satu komoditas paling sensitif di masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Karena itu, stabilitas distribusi dan harga minyak goreng subsidi menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Dengan tambahan titik distribusi yang lebih luas, masyarakat Banyuwangi kini memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan MinyaKita tanpa harus antre panjang atau membeli dengan harga tinggi.

Langkah cepat Satgas Pangan dan Bulog tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencegah spekulasi yang dapat merugikan masyarakat kecil. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#MinyaKita Banyuwangi #harga minyak goreng subsidi #stok MinyaKita aman #distribusi MinyaKita #Satgas Pangan Banyuwangi