Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Update Harga Emas Perhiasan 16 Mei 2026: Raja Emas dan UBS Melemah

Ali Sodiqin • Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:15 WIB
Harga emas perhiasan terbaru hari ini.
Harga emas perhiasan terbaru hari ini.

RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas perhiasan pada Sabtu (16/5/2026) terpantau bergerak melemah di sejumlah gerai besar nasional. Penurunan terjadi di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas, sementara harga emas di Hartadinata Abadi masih bertahan stabil.

Koreksi harga emas perhiasan ini menjadi perhatian masyarakat, terutama calon pembeli dan investor logam mulia yang tengah memantau momentum terbaik untuk transaksi.

Pergerakan harga emas perhiasan sendiri dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari fluktuasi harga emas dunia, penguatan yield obligasi Amerika Serikat, nilai tukar dolar AS, hingga permintaan industri perhiasan internasional.

Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun

Raja Emas Indonesia mencatat penurunan harga hampir di seluruh kadar karat.

Harga emas perhiasan 24 karat turun Rp 30 ribu menjadi Rp 2.250.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada emas 23 karat yang kini berada di level Rp 2.102.000 per gram dari sebelumnya lebih tinggi Rp 32 ribu.

Koreksi harga berlanjut hingga kadar 12 karat.

Berikut rincian harga emas Raja Emas Indonesia:

Hartadinata Abadi Stabil

Berbeda dengan tren pasar lainnya, harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi masih stabil tanpa perubahan.

Produk 22 karat dipatok Rp 2.457.000 per gram.

Sementara emas 20 karat dijual Rp 2.409.000 per gram.

Berikut daftar harga Hartadinata Abadi:

Stabilnya harga di Hartadinata menunjukkan masih adanya penyesuaian pasar internal di tengah volatilitas harga emas global.

Laku Emas Alami Penurunan Tajam

Penurunan paling drastis terjadi di Laku Emas milik CMK Group.

Harga emas perhiasan 24 karat turun hingga Rp 200 ribu menjadi Rp 2.289.000 per gram.

Penurunan besar juga terjadi di seluruh kadar karat lainnya.

Emas 23 karat kini berada di level Rp 1.972.000 setelah turun Rp 166 ribu.

Berikut rincian harga Laku Emas:

Dipengaruhi Yield Obligasi AS dan Pasar Global

Analis menilai penurunan harga emas saat ini dipicu kenaikan yield obligasi Amerika Serikat yang membuat investor global mulai mengalihkan dana dari aset safe haven seperti emas.

Selain itu, penguatan dolar AS juga ikut menekan harga logam mulia di pasar internasional.

Di sisi lain, permintaan emas dari sektor industri perhiasan global masih cukup fluktuatif seiring kondisi ekonomi dunia yang belum stabil.

Kondisi tersebut membuat harga emas perhiasan dalam negeri ikut bergerak dinamis.

Investor dan Pembeli Disarankan Pantau Harga

Dengan volatilitas pasar yang masih tinggi, masyarakat disarankan terus memantau perkembangan harga emas sebelum membeli maupun menjual.

Bagi investor jangka panjang, koreksi harga sering dianggap sebagai momentum akumulasi pembelian.

Sementara bagi konsumen perhiasan, penurunan harga bisa menjadi peluang mendapatkan harga lebih murah dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Meski demikian, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif mengikuti sentimen ekonomi global dan kebijakan bank sentral dunia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#harga emas hari ini #Harga Emas Perhiasan #Laku Emas #Raja Emas Indonesia #hartadinata abadi