RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas batangan di Pegadaian kembali melemah pada Rabu pagi (29/4/2026). Produk UBS dan Galeri24 kompak turun, mencerminkan tekanan lanjutan di pasar logam mulia domestik.
Berdasarkan data terbaru di layanan Sahabat Pegadaian, harga emas UBS turun ke level Rp 2.840.000 per gram. Sementara emas Galeri24 ikut terkoreksi ke Rp 2.802.000 per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan dari hari sebelumnya. Pada Selasa (28/4/2026), harga emas UBS masih berada di Rp 2.868.000 per gram, sedangkan Galeri24 di Rp 2.810.000 per gram.
Koreksi harga ini menunjukkan bahwa pasar emas masih berada dalam fase volatil, dipengaruhi oleh dinamika global serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Produk emas yang dijual melalui Pegadaian cukup beragam. Galeri24 tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram. Adapun emas Antam di Pegadaian hanya ditampilkan untuk ukuran 0,5 hingga 100 gram, dengan pembaruan harga mengikuti laman resmi Logam Mulia setelah pukul 08.30 WIB.
Daftar Harga Emas Galeri24 (29 April 2026):
-
0,5 gram: Rp 1.469.000
-
1 gram: Rp 2.802.000
-
2 gram: Rp 5.537.000
-
5 gram: Rp 13.741.000
-
10 gram: Rp 27.407.000
-
25 gram: Rp 68.150.000
-
50 gram: Rp 136.191.000
-
100 gram: Rp 272.248.000
-
250 gram: Rp 678.947.000
-
500 gram: Rp 1.357.893.000
-
1.000 gram: Rp 2.715.785.000
Daftar Harga Emas UBS (29 April 2026):
-
0,5 gram: Rp 1.535.000
-
1 gram: Rp 2.840.000
-
2 gram: Rp 5.636.000
-
5 gram: Rp 13.925.000
-
10 gram: Rp 27.704.000
-
25 gram: Rp 69.124.000
-
50 gram: Rp 137.965.000
-
100 gram: Rp 275.823.000
-
250 gram: Rp 689.353.000
-
500 gram: Rp 1.377.086.000
Analisis:
Pelemahan harga emas di Pegadaian sejalan dengan tren koreksi yang juga terjadi pada emas Antam. Investor kini cenderung menunggu momentum yang lebih stabil sebelum melakukan akumulasi.
Meski demikian, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang diminati di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fluktuasi harga jangka pendek kerap dimanfaatkan sebagai peluang beli oleh investor jangka panjang.
Dengan tren harga yang masih dinamis, pelaku pasar disarankan memantau pergerakan harian secara cermat. Penurunan harga saat ini bisa menjadi peluang, namun tetap perlu mempertimbangkan risiko fluktuasi lanjutan. (*)
Editor : Ali Sodiqin