RADARBANYUWANGI.ID – Update harga emas hari ini, Rabu 22 April 2026, menunjukkan kontras tajam antara emas batangan dan emas perhiasan. Di satu sisi, harga logam mulia di Pegadaian tetap tinggi. Di sisi lain, emas perhiasan justru mulai terkoreksi di sejumlah pelaku pasar.
Data dari layanan Sahabat Pegadaian pukul 08.39 WIB mencatat tiga produk utama—Antam, UBS, dan Galeri24—kompak bertahan di level premium.
Emas Antam masih menjadi yang tertinggi di Rp2.996.000 per gram, disusul UBS Rp2.902.000 dan Galeri24 Rp2.873.000 per gram.
Emas Batangan Tinggi, Sinyal Safe Haven Menguat
Kondisi ini mempertegas satu hal: minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) belum surut.
Selisih harga Antam dan UBS memang tipis, tetapi dalam skala investasi besar, perbedaan itu menjadi signifikan. Sementara Galeri24 menjadi opsi paling terjangkau, meski tetap berada di kisaran Rp2,8 juta per gram.
Harga ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global serta nilai tukar rupiah.
Rincian Harga Emas di Pegadaian
Galeri24:
-
0,5 gram: Rp1.507.000
-
1 gram: Rp2.873.000
-
2 gram: Rp5.676.000
-
5 gram: Rp14.086.000
-
10 gram: Rp28.098.000
-
25 gram: Rp69.866.000
-
50 gram: Rp139.620.000
-
100 gram: Rp279.101.000
-
250 gram: Rp696.039.000
-
500 gram: Rp1.392.077.000
-
1.000 gram: Rp2.784.153.000
Antam:
-
0,5 gram: Rp1.550.000
-
1 gram: Rp2.996.000
-
2 gram: Rp5.928.000
-
3 gram: Rp8.866.000
-
5 gram: Rp14.742.000
-
10 gram: Rp29.427.000
-
25 gram: Rp73.437.000
-
50 gram: Rp146.791.000
-
100 gram: Rp293.501.000
UBS:
-
0,5 gram: Rp1.569.000
-
1 gram: Rp2.902.000
-
2 gram: Rp5.759.000
-
5 gram: Rp14.232.000
-
10 gram: Rp28.313.000
-
25 gram: Rp70.643.000
-
50 gram: Rp140.996.000
-
100 gram: Rp281.882.000
-
250 gram: Rp704.495.000
-
500 gram: Rp1.407.336.000
Kontras Tajam: Perhiasan Justru Melemah
Di tengah harga emas batangan yang tinggi, pasar emas perhiasan bergerak berbeda. Raja Emas Indonesia justru menurunkan harga di hampir semua kadar.
Harga 24 karat turun ke Rp2.300.000 per gram, sementara 22 karat terkoreksi ke Rp2.056.000.
Sebaliknya, Hartadinata Abadi dan Laku Emas memilih menahan harga tetap stabil.
Fenomena ini memperlihatkan adanya tekanan di segmen konsumsi, sekaligus strategi pelaku usaha dalam menjaga daya beli.
Daftar harga Raja Emas Indonesia:
-
24K: Rp2.300.000 (turun Rp10.000)
-
23K: Rp2.150.000 (turun Rp10.000)
-
22K: Rp2.056.000 (turun Rp14.000)
-
21K: Rp1.964.000 (turun Rp14.000)
-
20K: Rp1.870.000 (turun Rp13.000)
-
19K: Rp1.776.000 (turun Rp12.000)
-
18K: Rp1.684.000 (turun Rp12.000)
-
17K: Rp1.590.000 (turun Rp11.000)
-
16K: Rp1.495.000 (turun Rp11.000)
-
15K: Rp1.403.000 (turun Rp10.000)
-
14K: Rp1.309.000 (turun Rp10.000)
-
13K: Rp1.215.000 (turun Rp9.000)
-
12K: Rp1.123.000 (turun Rp8.000)
Daftar harga Hartadinata Abadi:
-
22K: Rp2.601.000 (stabil)
-
20K: Rp2.551.000 (stabil)
-
17K: Rp2.273.000 (stabil)
-
16K: Rp2.147.000 (stabil)
-
9K: Rp1.440.000 (stabil)
-
8K: Rp1.326.000 (stabil)
-
6K: Rp1.137.000 (stabil)
Daftar harga Laku Emas:
-
24K: Rp2.517.000 (stabil)
-
23K: Rp2.163.000 (stabil)
-
22K: Rp2.069.000 (stabil)
-
21K: Rp1.978.000 (stabil)
-
20K: Rp1.882.000 (stabil)
-
19K: Rp1.787.000 (stabil)
-
18K: Rp1.691.000 (stabil)
-
17K: Rp1.595.000 (stabil)
-
16K: Rp1.500.000 (stabil)
-
15K: Rp1.406.000 (stabil)
-
14K: Rp1.311.000 (stabil)
-
13K: Rp1.218.000 (stabil)
-
12K: Rp1.122.000 (stabil)
Dua Arah Pasar: Naik vs Koreksi
Perbedaan arah ini menandai pasar emas sedang berada di persimpangan.
-
Emas batangan: terdorong ketidakpastian global → harga tinggi
-
Emas perhiasan: tertekan daya beli → harga mulai turun
Situasi ini menciptakan peluang sekaligus risiko bagi investor.
Momentum atau Tunggu Koreksi?
Dengan harga tinggi di 22 April 2026, muncul dua strategi di pasar:
Sebagian melihat ini sebagai momentum membeli sebelum harga naik lebih jauh. Sebagian lain memilih menunggu koreksi, terutama melihat sinyal penurunan di emas perhiasan.
Yang pasti, pergerakan hari ini menegaskan bahwa pasar emas tidak lagi bergerak seragam. Membaca arah tren menjadi kunci—bukan sekadar mengikuti harga.
Di tengah ketidakpastian global, emas tetap jadi primadona. Tapi, keputusan ada di tangan investor: masuk sekarang, atau menunggu gelombang berikutnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin