RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah kebutuhan hunian dan modal usaha yang terus meningkat, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dari Bank Mandiri kembali menjadi sorotan.
Skema pembiayaan ini menawarkan bunga rendah sekitar 6 persen per tahun dengan cicilan yang tergolong ringan—bahkan mulai dari Rp193 ribu per bulan.
Namun di balik kemudahan angka cicilan, akses terhadap program ini dinilai masih menyimpan tantangan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang belum sepenuhnya bankable.
Plafon Hingga Rp500 Juta, Tenor Maksimal 5 Tahun
Program KUR Perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP) ini menyediakan plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan tenor maksimal lima tahun.
Baca Juga: Belum Debut Juga! Pelatih Dewa United Bongkar Alasan Sebenarnya Kondisi Kodai Tanaka
Skema ini ditujukan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian rumah, pembangunan, hingga renovasi yang mendukung kegiatan usaha.
Menariknya, simulasi cicilan menunjukkan angka yang relatif terjangkau, terutama untuk pinjaman kecil.
Tabel Cicilan KUR Perumahan Mandiri 2026
Berikut simulasi cicilan berdasarkan plafon pinjaman:
Pinjaman Rp10 juta
-
12 bulan: Rp860.664
-
24 bulan: Rp443.206
-
36 bulan: Rp304.219
-
48 bulan: Rp234.850
-
60 bulan: Rp193.328
Pinjaman Rp25 juta
-
12 bulan: Rp2.151.661
-
24 bulan: Rp1.108.015
-
36 bulan: Rp760.548
-
48 bulan: Rp587.126
-
60 bulan: Rp483.320
Pinjaman Rp50 juta
-
12 bulan: Rp4.303.321
-
24 bulan: Rp2.216.031
-
36 bulan: Rp1.521.097
-
48 bulan: Rp1.174.251
-
60 bulan: Rp966.640
Pinjaman Rp100 juta
-
12 bulan: Rp8.606.643
-
24 bulan: Rp4.432.061
-
36 bulan: Rp3.042.194
-
48 bulan: Rp2.348.503
-
60 bulan: Rp1.933.280
Pinjaman Rp500 juta
-
12 bulan: Rp43.033.215
-
24 bulan: Rp22.160.305
-
36 bulan: Rp15.210.969
-
48 bulan: Rp11.742.515
-
60 bulan: Rp9.666.401
Catatan: Simulasi berlaku hingga 31 Desember 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan bank.
Syarat Ketat, Jadi Tantangan Tersendiri
Meski terlihat menarik, pengajuan KUR Perumahan tidak serta-merta mudah. Calon debitur wajib melengkapi berbagai dokumen administratif.
Dokumen utama meliputi:
-
KTP dan KK
-
NPWP
-
Surat permohonan KPP
-
Nomor Induk Berusaha (NIB)
-
Dokumen pernikahan (jika ada)
Dokumen tambahan:
-
Bukti agunan (jika diminta)
-
Riwayat kredit (SLIK OJK)
Untuk pembelian rumah, diperlukan dokumen properti seperti sertifikat tanah dan perjanjian jual beli. Sementara renovasi membutuhkan rencana anggaran biaya.
Di sinilah letak tantangannya—tidak semua pelaku usaha memiliki kelengkapan administrasi tersebut.
Antara Solusi dan Realita Lapangan
Program ini digadang-gadang menjadi solusi pembiayaan rakyat. Namun di lapangan, masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan memenuhi persyaratan formal perbankan.
Di sisi lain, pemerintah terus mendorong penyaluran KUR sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Jika tidak diimbangi dengan kemudahan akses, program ini berpotensi hanya dinikmati kelompok tertentu yang sudah lebih siap secara administratif.
Cara Mengajukan KUR Perumahan Mandiri
Bagi masyarakat yang berminat, pengajuan dapat dilakukan melalui kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat.
Informasi juga tersedia melalui layanan Mandiri Call 14000.
Di tengah kebutuhan hunian yang terus meningkat, KUR Perumahan Mandiri menawarkan harapan baru. Namun pertanyaan besarnya tetap sama: apakah program ini benar-benar inklusif, atau justru masih menyisakan jarak bagi masyarakat kecil? (*)
Editor : Ali Sodiqin