RADARBANYUWANGI.ID – PT Pertamina (Persero) kembali merilis harga terbaru LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg yang berlaku sejak Sabtu (18/4).
Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya penyesuaian harga, melainkan perbedaan signifikan antarwilayah di Indonesia.
Baca Juga: BBM Non Subsidi Melonjak, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter, Pertamina Tetap Tahan Pertalite
Selisih harga antar daerah bahkan mencapai lebih dari Rp 80.000 per tabung, terutama antara wilayah barat dan timur Indonesia.
Harga LPG di Wilayah Sumatera
Sebagian besar wilayah Sumatera masih berada di kisaran menengah, namun tetap menunjukkan variasi harga:
-
Aceh: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Sumatera Utara: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Sumatera Barat: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Riau: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Kepulauan Riau: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Jambi: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 100.000
-
Bengkulu: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Sumatera Selatan: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
-
Bangka Belitung: 12 kg Rp 238.000 | 5 kg Rp 114.000
-
Lampung: 12 kg Rp 230.000 | 5 kg Rp 111.000
Harga LPG di Wilayah Jawa & Bali (Relatif Stabil)
Wilayah Jawa dan Bali menjadi yang paling stabil dan menjadi acuan nasional:
-
DKI Jakarta: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
Banten: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
Jawa Barat: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
Jawa Tengah: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
DI Yogyakarta: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
Jawa Timur: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
Bali: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
-
NTB: 12 kg Rp 228.000 | 5,5 kg Rp 107.000
Harga LPG di Kalimantan (Mulai Naik)
Wilayah Kalimantan menunjukkan harga lebih tinggi karena faktor distribusi:
-
Kalimantan Selatan: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Kalimantan Timur: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Kalimantan Barat: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Kalimantan Tengah: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Kalimantan Utara (Tarakan): 12 kg Rp 265.000 | 5,5 kg Rp 124.000
Harga LPG di Sulawesi
Harga di Sulawesi relatif merata, meski masih di atas Jawa:
-
Sulawesi Selatan: 12 kg Rp 230.000 | 5,5 kg Rp 111.000
-
Sulawesi Tengah: 12 kg Rp 230.000 | 5,5 kg Rp 111.000
-
Sulawesi Tenggara: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Sulawesi Utara: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
-
Gorontalo: 12 kg Rp 238.000 | 5,5 kg Rp 114.000
Harga LPG di Maluku dan Papua (Tertinggi Nasional)
Wilayah timur Indonesia kembali mencatat harga tertinggi akibat biaya logistik:
-
Maluku (Ambon): 12 kg Rp 285.000 | 5,5 kg Rp 134.000
Selisih Harga Dipicu Distribusi dan Jarak
Pertamina menegaskan bahwa harga LPG non subsidi bersifat ex-agen dan dipengaruhi jarak distribusi dari SPBE.
Wilayah yang jauh dari pusat distribusi otomatis mengalami tambahan biaya logistik.
Selain itu, harga sudah termasuk margin agen, PPN, dan PPh sesuai aturan.
LPG Nonsubsidi untuk “Masyarakat Mampu”
Polemik harga kembali mencuat setelah pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut LPG 12 kg ditujukan untuk masyarakat mampu.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan publik, di tengah tekanan biaya hidup yang masih dirasakan kelas menengah.
Daftar harga LPG Pertamina April 2026 menunjukkan ketimpangan harga yang masih lebar antarwilayah Indonesia. Jawa menjadi wilayah termurah, sementara Maluku menjadi yang tertinggi.
Perbedaan ini kembali menegaskan bahwa tantangan distribusi energi nasional belum sepenuhnya merata, terutama di wilayah timur Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin