RADARBANYUWANGI.ID – Pergerakan harga emas pada Rabu (15/4/2026) menunjukkan tren positif di pasar domestik. Harga emas batangan di PT Pegadaian (Persero) kompak mengalami kenaikan pada tiga produk utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri 24. Di sisi lain, harga emas perhiasan di sejumlah penyedia justru terpantau stabil.
Berdasarkan data terbaru per pukul 07.55 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.978.000 per gram atau naik Rp47.000 dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada emas UBS yang kini dijual Rp2.887.000 per gram, serta Galeri 24 di angka Rp2.868.000 per gram.
Kenaikan Harga Merata di Semua Ukuran
Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada ukuran 1 gram, tetapi juga merata di berbagai pecahan. Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dijual Rp1.542.000, UBS Rp1.561.000, dan Galeri 24 Rp1.504.000.
Pada ukuran 5 gram, harga Antam mencapai Rp14.654.000, UBS Rp14.155.000, dan Galeri 24 Rp14.065.000. Sedangkan untuk ukuran 10 gram, masing-masing berada di Rp29.250.000, Rp28.160.000, dan Rp28.055.000.
Untuk ukuran besar, emas Antam 50 gram mencapai Rp145.907.000 dan 100 gram Rp291.733.000. Sementara UBS dan Galeri 24 juga mencatatkan harga tinggi di kisaran Rp140 juta hingga Rp280 juta.
Harga Buyback Ikut Menguat
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga buyback emas Antam di Pegadaian juga mengalami kenaikan sebesar Rp29.000. Saat ini, harga buyback emas 1 gram berada di Rp2.688.000.
Untuk ukuran lain, harga buyback 0,5 gram sebesar Rp1.542.000, 2 gram Rp5.893.000, 5 gram Rp14.654.000, dan 10 gram Rp29.250.000.
Sedangkan untuk ukuran besar, harga buyback emas 50 gram mencapai Rp145.907.000 dan 100 gram Rp291.733.000. Namun, untuk ukuran 250 gram hingga 1 kilogram saat ini tidak tersedia.
Emas Perhiasan Cenderung Stabil
Berbeda dengan emas batangan, harga emas perhiasan di sejumlah penyedia seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas terpantau stabil.
Di Raja Emas Indonesia, harga emas 24 karat berada di Rp2.250.000 per gram. Sementara di Laku Emas mencapai Rp2.469.000 per gram. Adapun Hartadinata Abadi mencatat harga tertinggi untuk 22 karat sebesar Rp2.627.000 per gram.
Stabilnya harga emas perhiasan dipengaruhi oleh faktor permintaan industri, nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.
Investasi Emas Tetap Menarik
Kondisi ini menunjukkan emas masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat. Kenaikan harga emas batangan memberikan peluang keuntungan bagi investor, sementara stabilnya emas perhiasan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk membeli tanpa khawatir lonjakan harga.
Namun demikian, harga emas tetap bersifat dinamis dan dipengaruhi kondisi global. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi.
Dengan tren saat ini, emas diprediksi masih akan menjadi aset lindung nilai (safe haven) yang diminati di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)
Editor : Ali Sodiqin