RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang perayaan Idul Adha, aktivitas di pasar hewan mulai menggeliat. Salah satunya terlihat di Pasar Hewan Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, yang kini dipadati pembeli.
Lonjakan pengunjung tersebut berdampak langsung pada harga hewan ternak, khususnya kambing dan domba, yang mulai merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan dari masyarakat yang mulai berburu hewan kurban lebih awal.
Petugas Pasar Hewan Wringinpitu, Nur Khozin, mengatakan bahwa sejak pekan lalu suasana pasar sudah menunjukkan peningkatan aktivitas yang cukup signifikan.
“Biasanya sekitar pukul 11.00 pasar sudah mulai sepi. Namun sejak pekan lalu, pengunjung masih ramai hingga pukul 13.00,” ujarnya, Sabtu (12/4).
Tidak hanya jumlah pengunjung yang meningkat, harga kambing dan domba juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika sebelumnya hewan siap sembelih bisa didapat dengan harga sekitar Rp 700 ribu, kini harga tersebut telah melonjak di atas Rp 1 juta.
“Rata-rata harga kambing atau domba siap sembelih sekarang di atas satu juta rupiah. Bahkan, tergantung kualitas dan jenisnya, bisa mencapai Rp 2 juta hingga Rp 4 juta,” jelas Khozin.
Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada hewan siap kurban, tetapi juga pada ternak usia muda. Harga kambing atau domba kecil yang sebelumnya berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu, kini sudah menembus di atas Rp 500 ribu per ekor.
“Baik yang masih kecil maupun betina juga ikut naik harganya,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pedagang kambing, Winoto, menyebut bahwa kenaikan harga menjelang Idul Adha merupakan fenomena tahunan yang sudah lazim terjadi.
“Setiap mendekati Idul Adha, harga pasti naik karena permintaan meningkat. Banyak warga yang mulai mencari hewan kurban,” ungkap pria asal Desa Benculuk tersebut.
Menurutnya, tren kenaikan harga kemungkinan akan terus berlanjut hingga mendekati hari raya, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih hewan kurban, baik dari segi kesehatan maupun kelayakan, serta menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.
Ramainya pasar hewan dan kenaikan harga ternak ini menjadi indikator meningkatnya geliat ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan, sekaligus membawa berkah bagi para peternak dan pedagang lokal di Banyuwangi. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin